Website DPRD Lebak Diretas, Tulis Pesan untuk Presiden Prabowo Minta MBG Dihentikan

Website resmi DPRD Lebak dilaporkan diretas oleh orang tidak dikenal (OTK), Senin (4/5/2026) pagi. memuat pesan bernada kritik progam MBG.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
Tangkap Layar
DPRD LEBAK - Website resmi DPRD Lebak dilaporkan diretas oleh orang tidak dikenal (OTK), Senin (4/5/2026) pagi memuat pesan bernada kritik progam MBG. 

TRIBUNBANTEN.COM - Website resmi DPRD Lebak dilaporkan diretas oleh orang tidak dikenal (OTK), Senin (4/5/2026) pagi. 

Tampilan situs tersebut berubah drastis dengan latar hitam dan memuat pesan bernada kritik terhadap kebijakan nasional.

Berdasarkan pantauan sekitar pukul 09.43 WIB, halaman website tidak lagi menampilkan informasi resmi kelembagaan, melainkan tulisan bertema “Suara Rakyat, Aspirasi Terbuka Mengenai Kebijakan Nasional”.

Baca juga: Mesin Sterilisasi Ompreng Meledak di Dapur MBG Carenang Serang, Dua Pekerja Alami Luka Bakar

Dalam pesan tersebut, peretas secara terbuka menyampaikan permintaan kepada Prabowo Subianto agar menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kepada Yang Terhormat Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui halaman ini saya menyampaikan pesan pribadi sebagai bagian dari rakyat yang peduli akan masa depan bangsa,” tulis pesan tersebut.

Peretas menilai program MBG berpotensi menimbulkan sejumlah dampak negatif, mulai dari beban fiskal negara hingga risiko inflasi. 

Dalam isi pesan juga disebutkan kekhawatiran terhadap potensi meningkatnya utang negara akibat anggaran besar yang dialokasikan untuk program tersebut.

Selain itu, peretas juga menyinggung kemungkinan ketidaktepatan sasaran program di lapangan, serta kerumitan distribusi yang dinilai rawan penyalahgunaan.

“Kami membutuhkan kebijakan yang lebih berkelanjutan, penguatan lapangan kerja, dan stabilitas harga pangan daripada program bantuan instan,” demikian isi pesan tersebut.

Aksi peretasan ini sontak menjadi sorotan, mengingat website DPRD merupakan kanal resmi lembaga pemerintahan yang seharusnya memiliki sistem keamanan berlapis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Lebak maupun instansi terkait mengenai kronologi peretasan, pelaku, serta langkah penanganan yang dilakukan.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved