Ulama dan Tokoh Agama Banten Deklarasi Tolak Tindakan Anarkis dan Hoax
Ulama dan Tokoh Agama di Banten mendeklarasikan tolak tindakan anarkis dan hoax.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Ulama dan Tokoh Agama di Banten mendeklarasikan tolak tindakan anarkis dan hoax.
Acara digelar di Masjid Agung Banten, Serang, Jumat (23/10/2020).
Baca juga: Debat Menkominfo-Direktur YLBHI Soal Omnibus Law, Kalau Sudah Bilang Hoax, Kenapa Dibantah
Baca juga: Gubernur Banten Diterpa Isu Hoaks, Minta Dana untuk Pilkada, Berikut Penjelasan Kadis Kominfo
Berdasarkan pemantauan Tribunbanten.com, ratusan ulama dan tokoh masyarakat sehabis salat jumat langsung membentangkan sebuah kain berukuran besar yang bertuliskan menolak tindakan anarkis dan adu domba.
H. Embay Mulya Syarif selaku koordinator deklarasi tersebut, mengatakan pihaknya ingin terus menyebarkan cinta dan kedamaian di Banten.
Menurutnya, saat ini banyak oknum-oknum yang mencoba untuk mengadu domba dan menganjurkan konflik antar umat ataupun anak bangsa lainnya.
"Oleh sebab itu, kami melalui Masjid Agung ini dan juga melibatkan pengurus DKM agar mereka selalu terus melakukan sosialisasi kepada seluruh jamaahnya," ujarnya saat ditemui di Masjid Agung Banten, Jumat (23/10/2020).
Hal tersebut dilakukan agar tidak ada tindakan provokatif dan memecah belah kampung halaman yang berada di Banten.
Dan apabila terdapat perlawanan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, maka pihaknya siap untuk melawan oknum tersebut.
"Kami meminta kepada TNI-POLRI untuk menindak secara tegas orang-orang yang ingin memecah belah," jelasnya.
Baca juga: Diskominfo Banten Tepis Isu Hoaks Meletusnya Gunung Anak Krakatau yang Akibatkan Tsunami
Baca juga: Saat KSAD Minta Maaf Atas Hoaks Anggota Berujung Penyerangan Polsek Ciracas
Menurutnya, siapapun bisa melakukan aksi demonstrasi. Karena hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945.
Akan tetapi apabila dalam penyampaian pendapat terjadi keributan, ia mengatakan masyarakat akan menjadi marah, karena fasilitas umum dirusak oleh oknum yang tidak sadar bila terdapat uang rakyat didalamnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ulama-dan-tokoh-agama-di-banten-tolak-tindakan-anarkis-dan-hoax.jpg)