4 Kecamatan di Kota Serang Berpotensi Terjadi Bencana Alam
Pemerintah Kota Serang mengantisipasi bencana alam yang menjadi ancaman kota tersebut.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pemerintah Kota Serang mengantisipasi bencana alam yang menjadi ancaman kota tersebut.
Wali Kota Serang, Syafrudin, mengatakan curah hujan tinggi dapat mengakibatkan bencana banjir di wilayah yang dipimpinnya.
"Pemerintah kota Serang bersama Forkompinda sudah siap apabila terjadi kontigensi bencana," kata Syafrudin, setelah melakukan pertemuan Apel Siaga Persiapan Bencana Alam di Puspemkot Serang, Senin (26/10/2020).
Baca juga: Gelombang Tsunami Setinggi 20 Meter Ancam Banten, BMKG Beri Tips Menyelamatkan Diri dari Bencana
Baca juga: Kerusakan Lingkungan, Kecamatan Bojonegara Rawan Bencana, Sempat Terjadi Banjir Setinggi 1 Meter
Pihaknya sudah melakukan mitigasi bencana.
Terdapat dua daerah yang berada di Kota Serang menjadi daerah potensi bencana alam, yaitu Kecamatan Taktakan dan Kasemen.
Untuk dua daerah tersebut potensi bencana alam yakni longsor.
Sementara di wilayah Kecamatan Cipocok dan Serang menjadi kerawanan banjir.
Untuk mengantisipasi banjir, pihaknya sudah menyiapkan personel yang akan ditugaskan dan peralatan penunjang operasi.
"Peralatan sudah siap, personil sudah siap juga. Nanti akan dibuat posko bersama," ujarnya.
Baca juga: Pemerintah Kota Serang Bakal Perpanjang Masa PSBB
Baca juga: Wali Kota Serang Klaim Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat
Sementara itu, Kapolres Serang Kota, AKBP Yunus Hadit mengatakan pihaknya siap mendukung tugas dari pemerintah Kota Serang.
"Kami berharap tidak terjadi yang tidak diinginkan. Dan apabila terjadipun kami telah siapkan posko bersama," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/rapat-koordinasi-lintas-sektoral-wilayah-kota-serang.jpg)