Breaking News:

Warga Sibuk di CFD, 2 Pemuda Ini Jambret dan Tusuk Anak Perempuan, Ngaku Kepepet Service Motor

Selain kerugian materil telepon genggam senilai sekitar Rp 3 juta, NH juga mengalami luka tusuk gingga saraf otot dan tendon tangan korban robek.

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Zuhirna Wulan Dilla
Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika dan jajaran menunjukkan barang bukti kasus penjambretan disertai penusukan di Mapolsek Ciputat Timut, Tangerang Selatan, Jumat (30/10/2020). Dua pelaku menjambret telepon genggam dan menusuk tangan anak SMP saat CFD di Bintaro. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - MAS (20) dan SL (17) meringkuk di tahanan Mapolsek Ciputat Timur, Tangerang Selatan, setelah ditangkap dari lokasi persembunyiannya di Ciputat, Tangerang Selatan dan Sukabumi, Jawa Barat.

Kedua pemuda itu sepat menjadi buronan polisi melakukan jambretan' title='pen jambretan'>pen jambretan telepon genggam disertai penusukan terhadap ABG perempuan, WN (14), saat Car Free Day ( CFD) Bintaro, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu, 18 Oktober 2020.

"SL kami tangkap di Ciputat dan MAS kami tangkap di Sukabumi di mana ia sengaja melarikan diri ke rumah saudaranya di sana," ujar Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika, saat rilis pengungkapan kasus di Mapolsek Ciputat Timut, Tangerang Selatan, Jumat (30/10/2020).

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengaku melakukan pen jambretan telepon genggam karena terdesak kebutuhan dana untuk memperbaiki atau service sepeda motornya.

"Mereka mau service motor, tapi tidak ada uang, akhirnya nekat melakukan aksi ini," kata Endy.

Baca juga: Waspada Kelompok Pencopet Bermodus Pura-pura Ayan, Punya Mobil Operasional, Begini Mereka Beraksi

Baca juga: Bermodus Pura-pura Ayan, Kawanan Pencopet Ini Bekali Diri dengan Jimat Tali Pocong dan Kulit Rusa

Ilustrasi Jambret.
Ilustrasi Jambret. (Ilustrasi/Sriwijaya Post)

Endy menceritakan, korban WN (14) yang masih duduk di bangku SMP melakukan kegiatan olahraga bersama temannya saat CFD di Bintaro pada Minggu, 18 Oktober 2020, sekitar pukul 09.00.

Tiba-tiba kedua pelaku datang men jambret telepon genggam dari tangan NH dan menusuk tangan kanan karena berusaha mempertahankan barang berharganya itu.

Selain kerugian materil telepon genggam senilai sekitar Rp 3 juta, NH juga mengalami luka tusuk gingga saraf otot dan tendon tangan korban robek.

Bagian Hingga saat ini, korban NH masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah menjalani operasi syaraf dan tendon di tangannya.

 

Baca juga: Ada-ada Saja, Suami Jambret Istri Sendiri, Begini Cerita Lengkapnya

Baca juga: Viral, Video Turis Rusia Menangis di Pinggir Jalan Gara-gara iPhone-nya Dijambret

Baca juga: Sekretaris Kelurahan di Kota Serang Tewas Usai Kejar Penjambret, Polisi Masih Cari Pelaku

Sementara, kedua pelaku yakni MAS dan SL telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Ciputat Timur.

Keduanya dijerat dengan Pasal Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Keduanya terancam hukuman 12 tahun penjara.

Capti Press Conference Aksi Pen jambretan HP Bocah SMP di Ciputat, di Kantor Polsek Ciputat Timur, Jum'at (30/10/2020).

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved