Wanita Tanpa Identitas Ditemukan di Dekat Tempat Sampah Jalan Tol Tangerang-Merak

Wanita tanpa identitas ditemukan tewas di area tempat sampah Jalan Tol Tangerang-Merak, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
nakedsecurity.sophos.com
Ilustrasi Wanita Tewas 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wanita tanpa identitas ditemukan tewas di area tempat sampah Jalan Tol Tangerang-Merak, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Senin (2/11/2020).

Berdasarkan informasi yang diterima Tribunbanten.com, wanita yang tergeletak di area dekat tumpukan sampah itu diduga korban tabrak lari.

Baca juga: Pencarian Penumpang Lompat dari Kapal di Selat Sunda Diperluas Sampai Bakauheni, Diperkirakan Tewas

Baca juga: Hilang Misterius 4 Hari di Gunung Pilar, Kakek 80 Tahun Ditemukan Tewas Dekat Lubang Harimau

Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Ruddy Purnomo mengatakan wanita tersebut meninggal diduga korban tabrak lari.

Pihaknya masih menyelidiki temuan jasad tersebut.

Pasca kejadian, korban dibawa ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara untuk dilakukan pemeriksaan dan autopsi lebih lanjut.

"Untuk kendaraan yang menabrak tidak berhenti dan tidak memberikan pertolongan apapun. Kita masih melakukan penyelidikan," kata dia, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler oleh Tribunbanten.com, Senin (2/11/2020).

"Bagi warga yang merasa mengenali atau kehilangan salah satu anggota keluarganya, silahkan datang ke rumah sakit atau kantor kepolisian terdekat,".

Dia meminta warga yang beraktifitas tidak menyebrang perlintasan jalan tol. Hal tersebut untuk mengantisipasi kejadian serupa dikemudian hari.

Menurutnya, pihak pengelola jalan tol telah menyediakan tempat berjalan khusus bagi para masyarakat.

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Cikande: Tiba-tiba Ada Api, Satu Orang Tewas dan Korban Selamat Alami Trauma

Baca juga: Kronologi Lengkap Satu Keluarga Tewas Terbakar di Legok, Jasad Masih Utuh

Seharusnya, kata dia, masyarakat menggunakan jalan tersebut.

"Itu sangat membahayakan, baik diri penyebrang maupun pengendara," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved