Kronologi Kebakaran di Cikande: Tiba-tiba Ada Api, Satu Orang Tewas dan Korban Selamat Alami Trauma
Pihak Pengawasan Disnakertrans Banten mengungkapkan kronologi kebakaran di Pabrik Resin di Cikande yang menewaskan satu korban jiwa.
Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan TribunBanten.com, Rizki Asdiarman
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pihak Pengawasan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten mengungkapkan kronologi kebakaran di Pabrik Resin di Cikande yang menewaskan satu korban jiwa, pada Jumat (23/10/2020).
Koodinator K3 Pengawasan Disnakertrans Wilayah II Provinsi Banten, Jarman Setiadi mengatakan kejadian terbakarnya pabrik resin PT. Tunas Sumber Ideakreasi Kimia yang berada di jalan Raya Rangkasbitung Km 2, Cikande Kabupaten Serang sekitar pukul 14.50 WIB.
Saat itu, Operator bernama Nabawi tengah mengisi bahan baku cairan kimia (Resin) yang merupakan bahan campuran cat.
"Tiba-tiba Ahli K3 atau Safety Officer, Imam Fauzi melihat ada api dilantai dan berusaha memadamkan api tersebut dengan mengunakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar) sebanyak tiga tabung," jelasnya saat dihubungi pada, Minggu (25/10/2020).
Baca juga: 1 Karyawan Meninggal dalam Kebakaran Pabrik Cat di Cikande, Saksi Sebut Ledakan Bak Bom Atom
Baca juga: BPBD Sebut Kebakaran di Legok Karena Warga Tak Cepat Lapor
Namun api tersebut tidak mampu dipadamkan dan dengan cepat api merambat serta membesar sehingga terjadi beberapa kali ledakan dan gumpalan asap hitam pekat.
Menurutnya, karena Api tidak bisa dipadamkan dengan Apar, maka tim Regu Penanggulangan kebakaran PT. Tunas Sumber Ideakreasi Kimia melakukan pemadaman dengan menggunakan Hydrant atausistem proteksi kebakaran pada gedung yang menggunakan air bertekanan sebagai medianya.
"Sudah dilakukan dengan berbagai cara, namun api belum dapat dipadamkan," jelasnya.
Selanjutnya sekitar pukul 15.20 WIB, dua unit mobil damkar kecamatan Jawilan dan satu unit damkar Kawasan industri modern Cikande dikerahkan untuk melakukan bantuan pemadaman.
Namun sayangnya selama setengah jam api tersebut belum bisa dipadamkan sehingga menambahkan dua unit mobil Damkar BPBD kabupaten Serang.
"Hampir lima jam api baru dapat dipadamkan. Sekitar pukul 20.00 WIB," jelasnya.
Ia menyebutkan, dari kejadian tersebut nasib naas menimpa dua orang pekerja PT Tunas Sumber Ideakreasi Kimia yang salah satunya meninggal dunia.
"Korban meninggal atas nama Devi Maryadi (41) warga Jl. Kelapa Dua, Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang," ucapnya.
Baca juga: Polisi Selidiki Kebakaran yang Tewaskan Satu Keluarga di Legok
Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Pabrik Resin di Rangkasbitung, Sejumlah Karyawan Panik Selamatkan Sepeda Motor
Menurutnya, korban meninggal Dunia diduga karena indikasi penyakit bawaan yang sebelumnya di derita oleh korban
"Bukan karena luka bakar atau luka lainnya akibat kejadian tersebut," katanya.