Waspada, Wilayah Banten Masuk Kategori Rawan Gempa

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Tangerang, Suwardi, mengatakan wilayah Banten rawan terjadi gempa.

Tayang:
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
BMKG
Gempa M 5,2 guncang Lebak, Banten pada Kamis (5/11/2020) pukul 5.21 WIB. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Tangerang, Suwardi, mengatakan wilayah Banten rawan terjadi gempa.

Hal itu, kata dia, karena posisi Banten yang terhimpit oleh tiga lempeng yakni Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.

"Kami belum tau akan berapa kali sering terjadi gempa, akan tetapi otomatis karena tiga pertemuan lempeng, Banten akan sering diguncang gempa," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Gempa Berkekuatan 5,2 M Guncang Lebak

Baca juga: Gempa M 5,2 di Lebak Banten, Warga Panik Tinggalkan Rumah

Dia menjelaskan, Banten masuk ke dalam jalur gempa dan sering terjadinya gempa itu merupakan hal yang wajar.

Di wilayah itu, menurut dia, tidak ada energi lepas gempa yang terjadi.

Energi yang dikeluarkan tidak lagi disimpan, yang dikhawatirkan adalah tidak mengeluarkan energi dan sekalinya mengeluarkan akan berdampak jauh lebih besar.

"Justru yang paling sering terjadi itu di selat Jawa. Karena memang Subdonson dari Indo-Australia menyusup ke daratan. Otomotis di selatan Jawa akan banyak terjadi gempa ketimbang utaranya," kata dia.

Pada Kamis pagi, terjadi gempa bermagnitudo 5.2 di wilayah selatan Banten.

Gempa itu tidak berpotensi tsunami akibat masih berkedalaman 30 Km dari permukaan laut.

Namun, guncangannya cukup membuat masyarakat resah dan panik berhamburan keluar rumah.

Baca juga: Banten Diguncang 42 Kali Gempa dalam Seminggu

Baca juga: Seperti Ini Sistem Mitigasi Bekerja Jika Terjadi Gempabumi Megathrust

Ia meminta agar mitigasi dari masyarakat terkait bencana alam harus diperkuat kembali agar tidak terjadi kepanikan yang luar biasa.

"Kita hidup di daerah rawan gempa, ya dalam membangun rumah harus mengacu kepada kaidah rumah yang tahan gempa," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved