Jatah Vaksin Covid-19 untuk Banten Dikurangi jadi 4 Juta Dosis
Dengan berkurangnya jatah tersebut, Pemprov Banten juga akan mengevaluasi kembali rencana pembagian vaksin Covid-19 untuk delapan kabupaten/kota
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim mengungkapkan jatah pembagian vaksin Covid-19 untuk wilayahnya dari pemerintah pusat dikurungi dari 8 juta menjadi 4 juta dosis.
"Vaksinasi belum turun. Target awal kami itu 8 juta, tapi sekarang kuotanya dari nasional (pemerintah pusat) hanya 4 juta vaksin," ujar Wahidin saat dihubungi, Kamis (10/12/2020).
Dengan berkurangnya jatah tersebut, Pemprov Banten juga akan mengevaluasi kembali rencana pembagian vaksin Covid-19 untuk delapan kabupaten/kota di Banten.
Padahal, sebelumnya delapan pemkab/pemkot telah melakukan pendataan kebutuhan vaksin Covid-19 di wilayah masing-masing dan menyerahkan data tersebut ke Kementeria Kesehatan.
"Saya belum tahu kapan akan disalurkan, ini juga baru datang dan akan diuji coba," jelasnya.
Meski akan ada perubahan jumlah kuota vaksin Covid-19 di delapan kabupaten/kota, kelompok yang menjadi prioritas penerima vaksinasi ini adalah tetap, yakni tenaga kesehatan, anggota TNI/Polri dan petugas Satpol-PP.
Prioritas selanjutnya adalah masyarakat.
Diberitakan, pemerintah pusat melakukan impor vaksin Covid-19 secara bertahap untuk didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak Covid-19 di Indonesia.
Pada tahap pertama ada 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dari China yang sudah tiba di Indonesia pada Minggu (6/12/2020),
Baca juga: 1,2 Juta Vaksin Covid-19 Baru Tiba Diboyong ke Bandung dan Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan
Baca juga: Sebelum Digunakan, 1,2 Juta Vaksin Covid-19 Melewati Sejumlah Proses, ini Penjelasan Menkes Terawan
Semula Banten Dapat Jatah 8,1 Juta Vaksin dari Kemenkes
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti menyebutkan, Banten akan mendapatkan 8.131.798 vaksin Covid-19 pada bulan Desember mendatang.
"Dari hasil sosialisasi dari Kemenkes kepada seluruh kepala dinkes provinsi se-Indonesia bahwa vaksin untuk Banten sendiri rencana akan mendapat sasaran untuk jumlah 8.131.798," ujar Ati saat diskusi secara daring melalui zoom, Jumat (23/10/2020).
Dijelaskan Ati, pendistribusian vaksin dilakukan secara bertahap.
Tahap pertama ditargetkan untuk 63.536 sasaran utama, yakni tenaga kesehatan, Satpol PP, TNI/Polri pada bulan Desember mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksin-covid-19.jpg)