Breaking News:

Pilkada Tangerang Selatan

Sembarangan Buka Kotak Suara, Bawaslu Rekomendasikan 3 TPS di Tangsel Lakukan Pemungutan Suara Ulang

Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep mengatakan pelanggaran yang terjadi yakni adanya pembukaan kotak suara tidak sesuai prosedur perundang-undang

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Abdul Qodir
Tribunnews.com
Ilustrasi membuka paksa kotak suara 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan menemukan pelanggaran pemilu dalam pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Tangerang Selatan di 3 TPS pada Rabu, 9 Desember 2020.

Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep mengatakan pelanggaran yang terjadi yakni adanya pembukaan kotak suara tidak sesuai prosedur perundang-undangan.

"Saat proses pemungutan suara ada laporan dari pengawas TPS kami bahwa ada tiga  TPS yang diduga ada pelanggaran terhadap Pasal 112 di ayat 2 poin A Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016, yaitu adanya mekanisme pembukaan kotak dan juga proses yang tidak sesuai dengan prosedur undang-undang," ujar Acep di Kantor Bawaslu Kota Tangerang Selatan, Serpong, Tangsel, Kamis (10/12/2020).

Dijelaskannya, pelanggaran tersebut terjadi di TPS 15 Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang; TPS 49 Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur; dan di TPS 30 Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur.

Baca juga: Bawaslu Kota Cilegon Tangkap Tangan Oknum Timses yang Bagi-bagi Sembako Jelang Pemungutan Suara

Baca juga: Banjir di Sejumlah Wilayah di Cilegon, Gudang Logistik Pilkada di PPK Terendam, 25 Kotak Suara Rusak

Ketua Bawaslu Kota Tangerang Selatan Muhamad Acep saat ditemui di kantornya, Serpong, Tangsel, Kamis (10/12/2020).
Ketua Bawaslu Kota Tangerang Selatan Muhamad Acep saat ditemui di kantornya, Serpong, Tangsel, Kamis (10/12/2020). (Tribunbanten.com/Zuhirna Wulan Dilla)

Bawaslu Kota Tangerang Selatan Acep telah merekomendasikan agar dilakukan Pemungutan Suara Ulang di tiga TPS tersebut ke KPU Kota Tangerang Selatan.

Dan KPU Kota Tangerang Selatan mempunyai waktu 10 hari untuk melaksanakan rekomendasi Bawaslu ini.

"Kalau di TPS 49 memang terhadap pelanggar Pasal 112 ayat 2 huruf A dan juga ada pelanggaran terhadap huruf E nya," jelasnya.

Berdasarkan perhitungan cepat Indikator Politik Indonesia, Charta Politika dan LSI Denny JA, paslon nomor urut tiga yaitu Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan.

Ketua Bawaslu Kota Tangerang Selatan Muhamad Acep saat ditemui di kantornya, Serpong, Tangsel, Kamis (10/12/2020).
 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved