Breaking News:

Gerindra: Kekalahan Pilkada di Sumbar dan Tangsel Tak Ada Hubungan dengan Elektabilitas Prabowo

Kawendra pun membantah pandangan yang menilai kekalahan jagoan Gerindra di Sumbar dan Tangsel, terkait telah pudarnya elektabilitas Prabowo Subianto.

Editor: Abdul Qodir
Tribunnews.com/Dany Permana
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto (dua kiri), menaiki kuda saat menghadiri kampanye Partai Gerindra di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (23/3/2014). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pasangan calon kepala daerah yang diusung Partai Gerindra di Sumatera Barat dan Pilkada Tangerang Selatan, mengalami kekalahan berdasarkan hitungan cepat atau quick count dari lembaga suvei. 

Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra, Kawendra Lukistian mengatakan, terkait Pilkada Sumbar dan Pilkada Tangerang Selatan, partai masih menunggu hasil hitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang saat ini masih berproses. 

"Kami tunggu sampai real count selesai," ujar Kawendra saat dihubungi, Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Kawendra pun membantah pandangan yang menilai kekalahan jagoan Gerindra di Sumbar dan Tangsel, terkait telah pudarnya elektabilitas Prabowo Subianto.

"Tidak related (terkait) sebetulnya sama elektabilitas Pak Prabowo," ujar Kawendra.

Baca juga: Kalah di Pilkada Tangsel, Azizah Belum Beri Tahu Wapres Maruf Amin, Saraswati Belum Telepon Prabowo

Baca juga: Muhamad-Saraswati Akui Kemenangan Benyamin-Pilar di Pilkada Tangsel, Ini Pesan Keponakan Prabowo

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 1, Muhamad-Rahayu Saraswati mengikuti Debat Publik Pilkada Tangerang Selatan di Kompas TV di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta, Minggu (22/11/2020).
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 1, Muhamad-Rahayu Saraswati mengikuti Debat Publik Pilkada Tangerang Selatan di Kompas TV di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta, Minggu (22/11/2020). (Tribunnew/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Menurutnya, pandangan dari berbagai pihak memang sebuah hal wajar, tetapi berdasarkan data yang ada, masyarakat Sumatera Barat sangat mencintai Prabowo

"Buktinya kan Pilpres kemarin menang luar biasa di sana, dan di sana elektabilitas Gerindra secara keseluruhan di Sumatera Barat sudah hampir 30 persen saat ini," ucap Kawendra. 

"Jadi, tidak ada hubungannya (dengan elektabilitas Prabowo). Kan banyak buktinya, beberapa daerah saat Pilpres kita menang, sementara isunya kalah," sambung Kawendra. 

Berdasarkan hitung cepat versi Indikator, Gerindra yang mengusung Muhamad - Rahayu Saraswati hanya mampu mendulang suara 34,42 persen, di bawah pasangan calon Benyamin - Pilar sebesar 41,86 persen. 

Sedangkan jagoan Gerindra di Sumatera Barat, berdasarkan hitung cepat Poltracking, pasangan Nasrul Abit - Indra Catri meraih 30,84 persen, atau kalah dibanding Mahyeldi Ansharullah - Audy Joinaldy. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gerindra: Kekalahan Pilkada di Sumbar dan Tangsel Tak Ada Hubungan dengan Elektabilitas Prabowo

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved