Pilkada Tangerang Selatan
Kondisi Kesehatan Ketua KPU Tangsel Disembunyikan, Khawatir Partisipasi Pemilih di Pilkada Rendah
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Bambang Dwitoro, diberitakan terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19).
Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Bambang Dwitoro, diberitakan terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19).
Informasi Bambang Dwitoro terpapar Covid-19 baru diketahui awak media setelah satu minggu yang bersangkutan terpapar virus.
Baca juga: Hilang Selama Satu Pekan, Ketua KPU Tangerang Selatan Dikabarkan Terpapar Covid-19
Pelaksana Harian Ketua KPU Kota Tangerang Selatan, M Taufik MZ, mengatakan pihaknya tidak mempublikasi Bambang Dwitoro terpapar virus agar tidak mempengaruhi partisipasi pemilih di Pilkada Tangerang Selatan 2020.
Adapun, pihaknya sudah mengetahui Bambang Dwitoro terpapar virus sejak tanggal 5 Desember 2020.
"Kalau diumumkan sebelum atau menjelang pelaksanaan pemungutan suara, itu tingkat partisipasi maupun keterpanggilan masyarakat akan turun drastis dengan mendengar karena Ketua KPUnya terkena Covid-19," ujarnya saat dihubungi TribunBanten.com, Jum'at (11/12/2020).
Baca juga: KPU Jadwalkan Pemungutan Suara Ulang di Tiga TPS Tangerang Selatan pada 13 Desember
Setelah menerima informasi Bambang Dwitoro terpapar virus, pihaknya berkoordinai dengan
Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) dan Satgas Gugus (Satgas) Covid-19 Kota Tangsel.
"Kenapa diumumkan? Bukan diumumkan tetapi bagaimana menjalin komunikasi dengan BPBD. BPBD itu punya aturan terkait pejabat publik misalkan, dan hari ini mau tidak mau harus disampaikan, mungkinkan karena terkait pelaksanaan Pilkada," kata dia.
Upaya koordinasi dengan BPBD dan Covid-19 Kota Tangsel dilakukan sebagai langkah preventif karena yang bersangkutan juga sudah menjalani perawatan intensif dan isolasi mandiri di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat.
"Tetapi yang terpenting preventif kita, dari tanggal 3 itu ketua sudah kita isolasi supaya tidak berinteraksi dengan siapapun," jawabnya.
Sejak acara debat publik putaran kedua Pilkada Tangsel 2020, Bambang sudah tidak menghadiri acara tersebut dan tidak ada kabar bahkan tak terlihat sampai saat ini.
Baca juga: Bawaslu Tangerang Selatan Rekomendasi Pemungutan Suara Ulang, Diduga Ada Pelanggaran
Saat pemungutan suara 9 Desember 2020 kemarin berlangsung, ia pun juga tidak hadir.
"Sebelumnya di tanggal 3 Desember 2020 kondisi Ketua sudah tidak enak badan, lalu kamisnya dibawa ke Rumah Sakit lalu di tes swab, hasilnya keluar jum'at malam tanggal 5 Desember 2020 jika Ketua positif Covid-19," jelasnya kembali.
Taufik memastikan melakukan tes swab kepada seluruh Jajaran KPU Kota Tangsel di hari senin atau selasa minggu depan, demi menekan angka penyebaran Covid-19.
Baca juga: Update Hasil Pilkada Tangerang Selatan 2020, Benyamin-Pilar Unggul 41 %, Data Suara Masuk 43,6 %
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-pilkada-tangerang-selatan.jpg)