Dua Pekan Tanggap Darurat, Pemkot Tangsel Sebut Penanganan Sampah Lebih Terfokus dan Progresif
Pemkot Tangerang Selatan menilai penanganan sampah selama dua pekan masa tanggap darurat berjalan lebih terfokus dan progresif
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Laporan wartawan TribunBanten.com, Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyebut penanganan sampah selama dua pekan masa tanggap darurat berjalan lebih terfokus dan progresif.
Selama masa tanggap darurat, penanganan sampah di Tangsel difokuskan pada titik-titik krusial yang selama ini mengalami penumpukan sampah dan mengganggu aktivitas warga serta arus lalu lintas, terutama di ruas jalan dan area strategis.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, Tubagus Asep Nurdin, menjelaskan bahwa dalam periode 23 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, pihaknya mengerahkan sumber daya secara intensif untuk membersihkan gunungan sampah yang sempat menumpuk di sejumlah ruas jalan dan titik strategis.
Baca juga: Evaluasi Berjalan, Status Tanggap Darurat Sampah di Tangsel Berpotensi Diperpanjang
Menurutnya, dengan langkah tersebut, banyak titik krusial berhasil ditangani, terutama sebelum pergantian tahun 2026.
“Fokus (pembersihan) pada area berdampak langsung. Prioritas diberikan pada titik yang mengganggu aktivitas warga dan lalu lintas, sehingga sebagian sudut kota kembali bersih dan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar,” kata Asep melalui pesan singkat, Selasa (6/1/2026).
Ia menerangkan bahwa pembentukan tim percepatan pengelolaan sampah dan Satuan Gugus Tugas (Satgas) tanggap darurat sampah juga dilakukan selama masa tanggap darurat.
“Intinya, selama dua pekan masa tanggap darurat ini, penanganan sampah berjalan lebih terfokus dan progresif terhadap permasalahan yang paling mendesak, terutama pembersihan area publik,” ucap Asep.
Namun demikian, ia belum dapat memastikan kelanjutan status tanggap darurat pengelolaan sampah tersebut.
Pasalnya, saat ini Pemkot Tangsel masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pengelolaan sampah di lapangan.
“Apabila kondisi di lapangan masih memerlukan penanganan ekstra, maka status tanggap darurat dapat diperpanjang,” katanya.
“Namun hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait perpanjangan, dan akan segera diumumkan setelah evaluasi selesai,” pungkasnya.
| Evaluasi Berjalan, Status Tanggap Darurat Sampah di Tangsel Berpotensi Diperpanjang |
|
|---|
| Saran Warga Taktakan Jadi Bahan Evaluasi Pemkot Serang, dalam Uji Coba Kerja Sama Sampah Tangsel |
|
|---|
| Hobi Ngonten? Mulai 2026 Konten tentang Tangsel Bisa Dapet Rp3 Juta, Ini Syarat dan Ketentuannya |
|
|---|
| Tumpukan Sampah Pasar Bintaro Timbulkan Bau Menyengat hingga Muncul Belatung, Pedagang Dibuat Resah |
|
|---|
| Dorong Kepatuhan Pajak, Pemkot Tangsel Berikan Diskon PBB-P2 Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Petugas-Pemkot-Tangsel-melakukan-p.jpg)