Breaking News:

Cuma Tiga Operator Seluler Ini yang Dapat Frekuensi 5G di Indonesia, Mana Saja?

Frekuensi yang terdiri dari tiga blok ini nantinya dapat digunakan untuk menyelenggarakan jaringan 5G di Indonesia.

Editor: Abdul Qodir
KOMPAS.com/Bill Clinten
Ilustrasi tower Base Transceiver Station (BTS) provider. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan memenuhi syarat dan lolos seleksi penggunaan blok pita frekuensi radio 2,3 GHz pada rentang 2.360-2390 MHz.

Frekuensi yang terdiri dari tiga blok ini nantinya dapat digunakan untuk menyelenggarakan jaringan 5G di Indonesia.

Ketiga operator tersebut adalah PT Smartfren Telecom Tbk ( FREN), PT Telekomunikasi Selular ( Telkomsel), dan PT Hutchison 3 Indonesia ( Tri).

Sementara itu, PT XL Axiata Tbk ( EXCL) tidak lolos evaluasi administrasi dan PT Indosat Tbk ( ISAT) memang tidak menyerahkan dokumen permohonannya.

Alokasi pita frekuensi yang dilelang adalah sebesar 30 Mhz yang terdiri dari tiga blok, yakni blok A, B, dan C.

Smartfren mendapatkan bagian blok A, sementara Telkomsel mendapat bagian blok C, dan Hutchison Tri Indonesia mendapatkan bagian blok B.

Ketiga operator seluler ini masing-masing mendapatkan alokasi sebesar 10 Mhz.

Ketiga operator seluler menawarkan harga yang sama, yakni Rp 144,8 miliar untuk masing-masing blok.

Sebagai informasi, pada pendaftaran awal lelang ada lima operator yang mengambil dokumen seleksi.

Tapi, hanya empat operator yang mengembalikan dokumen, yaitu Telkomsel, Tri, Smartfrem, dan XL Axiata. Frekuensi 2,3 GHz sebelumnya dihuni oleh operator telekomuniasi Broadband Wireless Access (BWA).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved