Kisah Dion Lontang-lanting 11 Hari di Cilegon tak Bisa Pulang ke Rumah, Kapolsek jadi Penolong
Dion berjalan kaki beberapa kilometer dari kantor Baznas Kota Cilegon ke Mapolsek Cilegon untuk meminta surat keterangan.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Dion (24), warga Kampung Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat harus menelan pil pahit, karena terlontang-lanting akibat tak memiliki uang untuk pulang menuju Depok.
Ia hanya menggunakan satu lembar baju berwarna hitam dan masker berwarna merah yang melingkar di kupingnya selama sebelas hari lamanya.
Dion terpaksa harus tidur beralaskan karpet di depan kantor Dinsos Kota Cilegon selama 11 hari lantaran tak lagi memiliki duit untuk ongkos perjalanan.
Ditemui di Mapolsek Cilegon pada Jumat (18/12/2020) siang, Dion mengaku tiba dari Lampung beberapa pekan lalu.
Semula, dia pergi merantau ke Lampung bersamaan pandemi Covid-19 dengan maksud mencari pekerjaan.
Pekerjaan tak kunjung didapat, justru bekal uang yang dibawanya habis untuk menutupi biaya hidupnya selama di Lampung.
Ia pun memaksakan diri untuk pulang ke kampung halamannya di Depok, Jawa Barat, dengan meminta bantuan dana ke Dinsos Lampung.
Dion hanya mendapat bantuan dana sebesar Rp 100 ribu untuk ongkos dan makan untuk perjalanan ke Depok di Pulau jawa.
Pihak Dinsos Lampung mengarahkannya untuk mendatangi dan meminta bantuan ke kantor Dinsos Kota Cilegon begitu tiba di Merak, Cilegon, agar dapat melanjutkan perjalanan pulang ke rumah.
Uang sebesar Rp 100 ribu tak cukup untuk biaya perjalanan maupun makannya. Alhasil, dia sudah kehabisan uang begitu tiba di Pelabuhan Merak,Cilegon.
Baca juga: Uang Habis dan Belum Kerja, Pria Ini Pulang Kampung Berenang Pakai Galon, Seberangi Teluk Balikpapan
Baca juga: Fakta Baru Pemuda yang Berenang di Laut Pakai Galon, Pernah Koma 9 Bulan Karena Kecelakaan
Setibanya di Cilegon, ia sempat mendatangi kantor Baznas Kota Cilegon, untuk meminta bantuan agar bisa dipulangkan ke Depok. Oleh pegawai Baznas, dia diminta membuat surat keterangan dari polisi.
Dion berjalan kaki beberapa kilometer dari kantor Baznas Kota Cilegon ke Mapolsek Cilegon untuk meminta surat keterangan.
"Saya dari Lampung mau pulang ke Depok. Dari Baznas ke Polsek Cilegon jalan kaki. Tinggal di Dinsos Cilegon 11 hari, tidur di karpet," ucap Diono kepada TribunBanten.com di Mapolsek Cilegon.
Dion menceritakan, selama 11 hari lamanya, ia menginap di musala kantor Baznas Kota Cilegon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kapolsek-cilegon-kompol-jajang-mulyaman-kiri-mengantarkan-warga-yang-kehabisan-uang-di-perjalanan.jpg)