Fakta Baru Pemuda yang Berenang di Laut Pakai Galon, Pernah Koma 9 Bulan Karena Kecelakaan
Nama Dedik Purnomo, pemuda asal Malang Jawa Timur viral setelah aksi nekatnya menyebrangi lautan hanya bermodalkan 2 galon air.
Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUNBANTEN.COM - Nama Dedik Purnomo, pemuda asal Malang Jawa Timur viral setelah aksi nekatnya menyebrangi lautan hanya bermodalkan 2 galon air.
Pemuda itu nekat berenang pakai galon air karena tak tahan ingin pulang ke rumahnya di Malang, setelah berbulan-bulan menjadi pengangguran di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Saat di tengah lautan, rupanya Dedik Purnomo sudah kelelahan dan akhirnya terombang-ambing dan mengambang di atas rakit yang terbuat dari 2 galon itu.
Beruntung Dedik Purnomo diselamatkan oleh pengguna speedboat yang kebetulan melihat Dedik Purnomo.
Dikutip dari TribunKaltim, Dedik Purnomo nekat menyebrangi lautan untuk pulang ke kampung halaman karena tak ingin merepotkan kakaknya.
Baca juga: Uang Habis dan Belum Kerja, Pria Ini Pulang Kampung Berenang Pakai Galon, Seberangi Teluk Balikpapan
Baca juga: Lagi Berenang di Sungai, Santri Asal Lebak Hilang Terseret Arus
"Ya saya kan nggak punya uang. Intinya saya nggak mau ngerepotin kakak saya. Saya juga sungkan numpang disini," ucapnya.
Disaat niatnya telah mantap, ia pun berangkat dari rumah kakaknya yang beralamat di salah satu perumahan di kawasan Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan.
Di mana Dedik mengaku berangkat di tengah kondisi rumah yang sedang kosong dan sengaja tak berpamitan kepada kakaknya.
Di saat kondisi rumah kosong itu pula yang kemudian mendorong Dedik untuk membawa dua buah galon milik kakaknya.
"Itu (galon) bawa dari sini," tandasnya.
Galon tersebut kemudian diikat yang nantinya berfungsi menopang dia di tengah lautan sembari kakinya terus mendorong tubuhnya di kala seberangi laut.
Di tengah ia berupaya berenang, tubuhnya tak mampu menangkis deras arus bawah laut yang membuatnya menyerah.

"Aku juga udah nggak kuat, udah muntah kemarin di laut. Keminum air laut," jelasnya.
Beruntung galon tersebut tetap menopang tubuhnya hingga ia diselamatkan oleh pihak motoris yang melintas.
Sementara, sang kakak Dedik Purnomo, Arul Purwanto mengatakan bahwa adiknya tersebut memang memiliki keinginan bekerja yang tinggi di Balikpapan.