22 Desember 2018, Tsunami Luluh Lantakkan Banten, 437 Orang Tewas
Sebab, pada tanggal itu, dua tahun yang lalu terjadi bencana tsunami di provinsi termuda di Pulau Jawa tersebut.
Dengan jeda waktu ini, tsunami di pesisir Banten dan Lampung seharusnya bisa dideteksi lebih awal.
Dia menghitung waktu tiba tsunami di pesisir berdasarkan data tide gauge BIG, ia menemukan lokasi sumber dan waktu peristiwa pemicu tsunami.
”Saya menggunakan metode backward tsunami propagation time berdasar waktu tiba sinyal di setiap stasiun guna mencari lokasi dan waktu kejadian di sumbernya,” katanya.
Baca juga: BNPB Beberkan Potensi Ancaman Tsunami di Pulau Jawa, Wilayah selatan Banten Jadi Perhatian
Mengutip Kompas.com, 31 Desember 2018, BNPB mencatat hingga 31 Desember 2018 pukul 13.00 WIB jumlah korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda adalah 437 orang.
Jumlah itu meliputi korban di lima kabupaten, yaitu Kabupaten Serang, Pandeglang, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus.
Dari lima kabupaten, daerah paling parah terdampak tsunami adalah Kabupaten Pandeglang. Tercatat, korban meninggal dunia di wilayah ini paling banyak, yaitu 296 orang.
Selain korban meninggal, tercatat 14.059 orang luka-luka, 16 orang hilang, dan 33.721 mengungsi.
BNPB jug