Dilantik Jadi Menteri Sosial, Tri Risma Pastikan Akan Perbaiki Data Bansos Agar Tepat Sasaran
Risma yang sudah menjabat sebagai Mensos ini pada pidato pelantikannya, memastikan akan memperbaiki data bantuan sosial (bansos).
Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM - Mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini telah selesai dilantik hari ini untuk jabatan barunya sebagai Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI), Rabu (23/12/2020).
Melalui video di kanal Youtube Kompas TV, pelantikan 6 menteri dan 5 wakil menteri baru pada 09.30 WIB di Istana Negara, Jakarta.
Risma yang sudah menjabat sebagai Mensos ini pada pidato pelantikannya, memastikan akan memperbaiki data bantuan sosial (bansos).
"Yang diperintahkan Bapak Presiden ini yang pertama tentu yang sangat urgent ini adalah bagaimana realisasi bantuan untuk yang triwulan empat dan pada nanti awal Januari 2021 bisa keluar," kata Risma.
Menurut Risma hal ini harus dipercepat karena berkaitan dengan peningkatan ekonomi nasional.
Baca juga: Di Depan Putrinya, Polisi Tembak Ibu dan Anak Hingga Tewas Gara-Gara Hal Sepele
Baca juga: Gus Yaqut Ditunjuk Sebagai Menteri Agama, Eks Anggota DPR RI yang Miliki Harta di bawah Rp 1 Miliar
"Maka dari itu kami harus kerja keras agar awal Januari 2021 dapat disampaikan ke penerima bantuan," ujar Risma.
Risma menambahkan juga bahwa akan segera memperbaharui data bansos.
"Kami akan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Dirjen Kependudukan untuk update data tentang penerima bantuan," kata Risma.
Baginya, data itu tentu akan mengalami perbaharuan terus.
"Karena kan pasti setiap harinya ada yang meninggal dan pindah serta sebagainya," ucap Risma.

Risma berharap bansos selanjutnya akan tepat dan sesuai sasaran.
Dilansir dari TribunBanten.com sebelumnya, Berikut ini adalah enam menteri baru Kabinet Indonesia Maju yang sudah dilantik Jokowi:
1. Menteri Sosial Tri Rismaharini
Tri Rismaharini merupakan Wali Kota Surabaya.
Risma,-sapaannya, diberi mandat sebagai Menteri Sosial menggantikan Juliari Batubara yang saat kini menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
2. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno
Sandiaga Uno merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Sandiaga Uno juga menjadi Calon Presiden pendamping Calon Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 selaku rival Capres-Cawapres Joko Widodo-Maruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.
Presiden Jokowi mengangkat Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan posisi Wishnutama Kusubandio.
Baca juga: 4 Menteri yang Dicopot Jokowi, Sebelumnya Jokowi Sudah Wanti-wanti sampai Sempat Geram
Baca juga: Jokowi Umumkan Reshuffle Kabinet, 2 Menteri yang Tersandung Korupsi Diganti
3. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Budi Gunadi Sadikin merupakan Wakil Menteri BUMN dan berlatar belakang bankir.
Budi Gunadi Sadikin diangkat sebagai Menteri Kesehatan menggantikan posisi Terawan Agus Putranto.
4. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Yaqut Cholil Quomas atau lebih dikenal sebagai Gus Yaqut diangkat sebagai Menteri Agama menggantikan posisi Fachrul Razi.
5. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
Sakti Wahyu Trenggono merupakan Wakil Menteri Pertahanan dan berlatar belakang pengusaha menara telekomunikasi.
Ia juga menjadi bendaraha tim pemenangan Jokowi mulai di Solo hingga pencapresan 2014 dan 2019.
Presiden Jokowi mengangkat Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) menggantikan Edhy Prabowo yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di KPK.
6. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi
Muhammad Lutfi merupakan mantan Kepala BKPM dan menjadi Menteri Perdagangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Presiden Jokowi mengangkat Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto.