Di Depan Putrinya, Polisi Tembak Ibu dan Anak Hingga Tewas Gara-Gara Hal Sepele

Video yang menampikan detik-detik saat ia menembak kedua korbannya pun viral di media sosial dan memicu kemarahan publik dunia.

Editor: Yudhi Maulana A
Capture Tribun Video
Polisi asal Filipina menembak seorang ibu dan anak yang merupakan tetangganya sendiri 

TRIBUNBANTEN.COM - Sungguh tega aksi seorang polisi yang menembak mati seorang ibu dan anak.

kedua korban merupakan tetangga dari pelaku.

Penembakan itu diketahui berawal dari sang polisi yang terlibat percekcokan dengan tetangganya.

Diketahui peristiwa penembakan itu terjadi di Filipina.

Video yang menampikan detik-detik saat ia menembak kedua korbannya pun viral di media sosial dan memicu kemarahan publik dunia.

Video viral itu memperlihatkan oknum polisi menembakkan peluru ke arah tetangganya hingga terjatuh ke tanah.

Baca juga: RS Darurat Wisma Atlet Tetap Terima Pasien Covid-19 OTG

Baca juga: 200 Kg Sabu Ditemukan di Petamburan, Sindikat Narkoba Timur Tengah dan Arti Kode 555

Dilansir oleh BBC oknum polisi bernama Jonel Nuezca menyerahkan diri pada hari Minggu setelah dilaporkan menembak tetangganya Sonya Gregario (52) dan putranya bernama Frank (25).

Kepala polisi setempat, Noriel Rombaoa mengatakan bahwa Nuezca mengakui aksi penembakan itu.

Kronologi awal penembakan itu bermula saat Gregario meledakkan meriam udara, yang terbuat dari pipa PVC, yang menimbulkan suara keras.

Perdebatan sengit kemudian terjadi tentang meriam dan sengketa tanah yang sedang berlangsung antara kedua keluarga.

Baca juga: Garam Laut Bisa Digunakan Sebagai Pupuk Tanaman, Hasilnya Bikin Lebih Subur, Berikut Ini Caranya

Baca juga: Berkode 555, Polisi Sebut 201 Kilogram Sabu di Petamburan Diduga untuk Pesta Tahun Baru

Sementara itu, di samping Nuezca ada seorang gadis yang diduga merupakan putrinya.

Gadis tersebut pun berteriak dan mengatakan bahwa ayahnya seorang polisi.

"Ayah saya adalah seorang polisi," ujar anak Nuezca, seperti dikutip dari channelnewsasia.com.

Nuezca pun mengancam akan membunuh Sonya dan Frank.

Tampak Sonya memeluk Frank.

Namun, tiba-tiba Nuezca menembak keduanya menggunakan pistol yang ada di genggamannya.

Sonya dan Frank ditembak tepat di bagian kepala.

Dikutip dari channelnewsasia.com, berdasarkan laporan polisi, Nuezca melarikan diri dari tempat kejadian menggunakan sepeda motor.

Namun, pada akhirnya dia tetap menyerahkan diri dan dia dikeluarkan dari kepolisian.

(Tribun-video.com/DeaMita)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved