Protokol Kesehatan Diterapkan di Terminal Pakupatan Serang

Satuan Pelayanan Badan Pengelolaan Transportasi Darat (Korsatpel BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten menerapkan protokol kesehatan di terminal bus.

Penulis: Wijanarko | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Terminal Pakupatan 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Wijanarko

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Satuan Pelayanan Badan Pengelolaan Transportasi Darat (Korsatpel BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten menerapkan protokol kesehatan di terminal bus.

Pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) membuat setiap instansi memberlakukan protokoler kesehatan yang ketat.

Baca juga: Sepi Penumpang, PO Bus di Terminal Bayangan Cimanggis Banting Harga, Jakarta-Pekalongan Rp 115 Ribu

Pengelola Administrasi Perkantoran di Terminal Tipe A Pakupatan, Hasan Basri, mengatakan protokol kesehatan menjadi perhatian.

"Fokus kegiatan bukan soal kenaikan atau penurunan penumpang, tapi kegiatan protokoler kesehatan," ujarnya, Sabtu (26/12/2020).

Untuk setiap kendaraan yang masuk, kata dia, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan.

"Dan untuk orang kami adakan bilik antiseptik. Ada juga tim medis yang siap siaga untuk pengguna jasa angkutan dan masyarakat sekitar terminal yang ingin berkonsultasi," tuturnya.

Berdasarkan pemantauan, terdapat 1 Posko Natuna Kemenhub tepat di samping gedung terminal, 2 bilik antiseptik dan 2 drum tempat cuci tangan penumpang.

Di dalam posko terpampang data jumlah kendaraan yang datang dan berangkat serta data jumlah penumpang yang turun dan naik dari Terminal Pakupatan.

Baca juga: Dear Pemerintah Daerah, Terminal Banten Lama Banyak Sampah dan Pungli

Berdasarkan data dari tabel yang disuguhkan, dari tanggal 18 sampai dengan tanggal 25 Desember kemarin, sudah ada 12.156 penumpang yang turun dari bus, dan 18.741 penumpang yang akan memulai perjalanan dari Terminal Pakupatan.

"Jadi SOPnya, untuk kendaraan AKAP khususnya AKAP Jawa-Sumatera, kami periksa data-data kendaraannya dan penumpangnya kita arahkan ke bilik antiseptik dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan. Setelah itu penumpang akan diarahkan untuk cuci tangan dan pengecekan suhu dan yang terakhir didata identitasnya dari mana asalnya dan kemana tujuannya," kata dia.

Hasan mengungkapkan hingga saat ini belum ditemukan adanya penumpang yang suhu tubuhnya berada diatas 37 derajat.

"Hingga saat ini kami belum menemukan orang yang suhunya diatas 37 derajat. Namun bilamana nanti ditemukan seseorang dengan suhu yang tidak normal, kami akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan agar ada tindak lanjut,"

Baca juga: Bus Diberi Izin Operasi Terbatas, Terminal di Kota Serang Masih Sepi

Hasan mengharapkan masyarakat tetap mematuhi protokoler kesehatan yang ditetapkan agar wabah cepat berlalu dan masyarakat dapat beraktifitas kembali seperti sedia kala.

"Mematuhi protokoler kesehatan bukan hanya untuk diri kita semata, tapi juga untuk kepentingan bersama," ujarnya.

Dikonfirmasi, hari Senin (28/12/2020), Korsatpel BPTD Wilayah VIII Provinsi Banten akan menyelenggarakan kegiatan rapid test gratis bagi para penumpang dan masyarakat di sekitar Terminal Pakupatan.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved