Perahu Oleng dan Terbalik, 9 Orang Tenggelam, Berikut Data-data Korban Selamat dan 5 Tewas
Dalam peristiwa yang terjadi pukul 12.10 ini, sembilan orang tenggelam.
TRIBUNBANTEN.COM - Badan dan Eneng sedang berlibur di tengah waduk Cirata, di kolam jaring apung (KJA) bersama anak dan sejumlah saudaranya.
Namun, dalam perjalanan pulang menuju ke tepi waduk di Kampung Pasirwetan, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Purwakarta, perahu yang mereka tumpangi terbalik, Jumat (1/1/2021).
Dalam peristiwa yang terjadi pukul 12.10 ini, sembilan orang tenggelam.
Baca juga: 2 Kapal Tabrakan di Perairan Pulau Panjang, Kehilangan Keseimbangan Lalu Tenggelam, 1 Nakhoda Hilang
Baca juga: Saat Hendak Kembali, Kapal Angkut 40 Wisatawan Tenggelam Berjarak 1 Km dari Dermaga
Ketua RT 20 Kampung Pasirwetan, Budi mengatakan mereka ini hendak pergi ke KJA untuk melakukan makan-makan dalam rangka tahun baru.
"Warga Kampung Pasirwetannya hanya Neng Ai Latifah (14) dan Aqila (7). Mereka ikut dengan saudaranya (Badar dan Eneng) yang berasal dari Cianjur," katanya, di lokasi.
Budi menyebut perahu yang ditumpangi mereka terbalik saat perjalanan pulang dari KJA ke darat karena kelebihan muatan.
Hal ini pun diperkuat pernyataan dari tetangga korban (Ai), Kholid (50), yang menyebut saat perjalanan ke KJA perahu yang ditumpanginya itu mengangkut dua kali balikan.
"Tapi saat perjalanan pulang justru perahu ini sekaligus memuat banyak penumpang," ujarnya.
Kapolsek Maniis AKP Suparlan mengatakan peristiwa ini berawal saat para korban pergi menuju kolam Pak Ina yang merupakan saudaranya dengan menggunakan perahu dayung dan dikemudikan Angga (9).
Adapun tujuan mereka ke KJA untuk mengadakan acara ngaliwet (makan-makan).
"Setelah ngaliwet, mereka meninggalkan kolam dengan menaiki perahu serta dikemudikan orang yang sama. Tapi, saat perahu akan sampai ke dermaga perahu Pasirwetan, perahu diduga oleng dan tenggelam," ujar Suparlan.
Saat melihat kejadian ini, Badar selaku suami dari Eneng Hayati dan ayah dari Zian (1) bermaksud untuk menolong.
Tetapi, Badar justru ikut tenggelam.
Sementara, korban atas nama Angga, Riska (16) Cianjur, Siti (14) Cianjur, dan Desi (10) Cianjur dapat diselamatkan.
Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah menambahkan pihaknya pun ikut serta dalam melakukan pencarian setelah mendapatkan informasi adanya perahu terbalik dan menenggelamkan sejumlah orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/evakuasi-tenggelam-perahu-di-waduk-cirata.jpg)