News
5 Program Bansos untuk Masyarakat Terdampak Pandemi Akan Dilanjutkan Pemerintah di Tahun 2021
Pemerintah akan memperpanjang beragam bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Tahun 2021 ini.
* Masing-masing Rp 300 ribu selama 4 bulan.
4. Program kartu prakerja
* Total anggaran Rp 10 triliun
5. Bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa
* Total anggaran Rp 14,4 triliun
“Kemudian ditambah dengan diskon listrik selama 6 bulan ini Rp 3,78 triliun," jelas Jokowi lebih lanjut.
Presiden pun menekankan agar bansos tersebut segera disalurkan di bulan Januari.
Dengan demikian, bansos diharapkan akan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Begini Suasana Kawasan Balong Ranca Lentah Lebak Setelah Malam Pergantian Tahun
Baca juga: Asik Berenang di Pantai Cibobos, Wisatawan asal Jakarta Hilang Digulung Ombak
"Saya sudah sampaikan ini pada Pak Menko tapi ini ada Bu Mensos, Januari awal harus tersalurkan karena akan memberikan trigger pada pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.
Presiden juga menginstruksikan agar bansos yang sebelumnya diberikan dalam bentuk sembako, terutama di Jabodetabek, selanjutnya diberikan dalam bentuk tunai melalui pos atau bank.
"Jadi jangan sampai mundur. Bulan Januari harus sudah bisa dimulai karena ini menyangkut daya ungkit ekonomi, menyangkut daya beli masyarakat, konsumsi rumah tangga, yang kita ingin ini bisa menggerakkan demand atau permintaan," jelasnya.
Berikutnya, Kepala Negara meminta agar jajarannya memastikan bahwa bansos disalurkan dengan tepat sasaran. Jika diperlukan perbaikan data, pemerintah daerah harus dilibatkan.
"Libatkan daerah dalam melakukan perbaikan-perbaikan data," imbuhnya.
Terakhir, Presiden menegaskan agar jangan sampai ada potongan-potongan dalam bentuk apapun. Untuk itu, Presiden meminta agar bansos dikirimkan langsung ke akun rekening penerima manfaat.
"Jadi proses digitalisasi data bansos yang diintegrasikan dengan banking system, saya kira itu yang kita inginkan," tandasnya.