Detik-detik Maling Motor Tewas Dihakimi Massa di Serpong

Sebelum ditangkap, F sempat bersembunyi di semak-semak sampai akhirnya ketahuan dan langsung dikepung warga.

Tayang:
Editor: Abdul Qodir
@bekasi24jam
Ilustrasi maling motor ditangkap dan dihakimi massa - Maling motor di Grand Wisata, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, diamuk massa setelah ditangkap warga. Video maling diamuk massa itu menjadi viral. Peristiwa pencurian terjadi pada Sabtu (6/4/2019). 

"Si pelaku masuk, enggak ada yang kenal. Ternyata satu orang jebol kunci motor, yang satu di depan nungguin," ujar Nita,

seorang saksi warga. Warga yang melihat peristiwa tersebut langsung berteriak.

Karena panik, pelaku kemudian kabur dan meninggalkan motor curiannya.

F yang menunggu di depan pagar kontrakan berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor yang digunakannya.

Baca juga: Kocak, Langganan Maling Kotak Amal Masjid Sembunyi di Toilet, Begitu Tertangkap Akting Kesurupan

Namun, dia jatuh dari kendaraannya dan kabur dengan berlari.

Warga pun fokus mencari F dan mengepungnya setelah mengetahui lokasi persembunyiannya.

Dihakimi Massa

Ilustrasi pengeroyokan dan dihakimi massa
Ilustrasi pengeroyokan dan dihakimi massa (Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik)

Saat tertangkap F menjadi bulan-bulanan warga yang kesal sehingga sekarat.

Sejumlah warga sempat merekam kondisi F yang tak berdaya dan menyebarkannya ke media sosial.

Dalam video yang diterima, F dibiarkan tergeletak di pinggir jalan dekat tempat pembuangan sampah dengan kondisi wajah yang terlihat babak belur.

Jaro Udin (49) warga yang ikut menangkap menjelaskan, pria dalam video tersebut merupakan F, tersangka pelaku pencurian yang menunggu di depan kontrakan untuk memantau sekitar lokasi.

Sebelum ditangkap, F sempat bersembunyi di semak-semak sampai akhirnya ketahuan dan langsung dikepung warga.

"Orang sudah ramai yang ngejar, dikepung. Sempat dihantam di sini sama warga, baru ditahan jangan (dipukul). Dia tidak meninggal, masih sadar. Nah kalau yang pemetiknya, lari dia, kabur," kata Udin.

Sempat Dibawa ke Rumah Sakit, Tapi Tidak Tertolong

Ilustraasi mayat
Ilustraasi mayat (Tribunnews)

Kapolsek Serpong Kompol Supriyanto menjelaskan, F mengalami luka serius di bagian kepala sehingga langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved