Breaking News:

Sabu Kemasan Teh Beredar di Tangerang, Sindikat Pengedar Dikomandoi Tukang Fotocopy

Awalnya tidak ditemukan barang bukti narkoba di dalam mobil itu. Namun, polisi menemukan kejanggalan di tangki bensin mobil yang sudah dimodifikasi.

Editor: Abdul Qodir

TRIBUNBANTEN.CIOM, TIGARAKSA - Polres Metro Tangerang Kota mengungkap sindikat pengedar narkotika internasional jenis sabu bermodus kemasan teh. Sindikat narkoba ini dikomandoi oleh seorang tukang fotocopy.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan barang bukti 5,2 kg sabu kemasan teh dari para pelaku.

"Pelakunya di antaranya Zul seorang tukang fotocopy," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indardi di Mapolresta Tangerang, Rabu (6/1/2021).

Menurutnya, tersangka Zul ini mengajak tiga orang lainnya.

Mereka di antaranya LJ, HI dan SU. "Total empat tersangka yang kami tangkap," ucapnya.

Selain Zul, para pelaku lainnya masih tergolong belia. Tersangka lainnya usianya berkisar 18 tahun.

"Ada usianya yang masih 18 tahun dan merupakan pengangguran," kata Ade.

Baca juga: 200 Kg Sabu Ditemukan di Petamburan, Sindikat Narkoba Timur Tengah dan Arti Kode 555

Baca juga: Ratusan Orang Masih Diperiksa Polisi, 7 Peserta Aksi 1812 Pembawa Sajam dan Narkoba Jadi Tersangka

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap sindikat pengedar narkotika internasional jenis sabu bermodus kemasan teh. Sindikat narkoba ini dikomandoi oleh seorang tukang fotocopy.
Polres Metro Tangerang Kota mengungkap sindikat pengedar narkotika internasional jenis sabu bermodus kemasan teh. Sindikat narkoba ini dikomandoi oleh seorang tukang fotocopy. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Diancam Hukuman 5 sampai 20 Tahun Penjara

Pihak Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi menambahkan, akibat perbuatan memiliki dan mengedarkan sabu sebanyak 5,2 kilogram itu, ke-4 tersangka dijerat UU Narkotika dengan ancaman hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara dan denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp20 miliar.

"Para tersangka yang berinisial Z, LJ, HI dan MI itu dijerat pasal 114 subsider pasal 112 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara dan denda minimal 1 miliar dan maksimal 20 miliar," kata Ade.

Kasus yang berhasil diungkap Satres Narkoba Polresta Tangerang ini berawal dari penangkapan tersangka berinisial Z, yang kedapatan sedang mengkonsumsi sabu.

Baca juga: Al-Quran Mendadak Hilang dari Musala di Tangerang, Ternyata Jadi Sasaran Pencurian

Setelah dikembangkan maka terungkaplah kasus ini, saat ini petugas masih terus mengembangkan kasus ini, karena ada indikasi keterlibatan jaringan Malaysia.

Pada kesempatan yang sama, Jajaran Polresta Tangerang juga menggelar pengungkapan kasus narkoba selama bulan Desember 2020, yang berhasil diungkap Satres Narkoba Polresta Tangerang beserta 10 polsek di jajaran Polresta Tangerang, yakni berupa sabu 5.4 kilogram, ganja 19.8 gram dan ekstasi 15 butir berikut 17 orang tersangka.

Sindikat Narkotika Internasional

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved