Breaking News:

200 Kg Sabu Ditemukan di Petamburan, Sindikat Narkoba Timur Tengah dan Arti Kode 555

Penemuan sabu ratusan kilogram di Petamburan merupakan hasil dari penggerebekan yang dilakukan oleh Tim gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
KOMPAS.COM/HANDOUT
Ilustrasi Narkoba 

TRIBUNBANTEN.COM - Narkoba jenis dabu seberat 200 kg lebih ditemukan di Kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2020).

Penemuan sabu ratusan kilogram itu merupakan hasil dari penggerebekan yang dilakukan oleh Tim gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

Dalam konferensi pers yang ditayangkan langsung di Kompas TV pagi ini, Rabu (23/12/2020), polisi menangkap satu tersangka di hotel tersebut.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo mengungkapkan, pihaknya menyita 201 kilogram sabu yang terbungkus dalam 196 paket dari sebuah mobil.

"Dari mobil Ayla ini kami dapat menyita narkoba jenis sabu sebanyak 196 bungkus, kurang lebih 201 kilogram sabu," ujar Hendro Pandowo dikutip dari Kompas.com.

Lanjutnya, bila dirupiahkan, harga ratusan kg sabu tersebut ditaksir bernilai Rp 156 miliar.

Baca juga: Polisi Temukan 201 Kg Sabu Berkode 555 di Petamburan Kawasan Markas FPI, Jaringan Timur Tengah

Baca juga: Viral Kisah Wanita Gagal Nikah Karena Mempelai Pria Tak Datang, Pelaminan Dibongkar: Keluarga Ikhlas

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan penangkapan ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan dari tim Satgas Merah Putih Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya.

Petugas sudah melakukan pengintaian selama sekitar seminggu terkait adanya sindikat internasional yang mengedarkan barang haram ini di Indonesia.

"Penggerebekan terjadi sekitar pukul 22.00 malam. Kami berhasil mengamankan satu orang pelaku yang memang menerima barang haram ini," lanjut Yusri.

Dari hasil penyelidikan, Yusri mengungkapkan bahwa sindikat narkoba yang ditangkap di Petamburan merupakan jaringan internasional, yakni Timur Tengah.

Menurut Yusri, pihaknya terlebih dahulu menangkap 10 orang. Lalu, salah satu di antara tersangka dibawa untuk membuntuti ke mana sabu tersebut bakal dikirim. "Ini memang jaringan internasional. Kami mengikuti mereka dan awalnya menangkap 10 orang. Kemudian, barang ini memang awalnya akan dikirim ke suatu tempat dan tempatnya adalah hotel ini," ujar Yusri.

Selain jumlah ratusa kg tersebut, terdapat pula Kode betuliskan angka '555'.

Kode "555" diyakini punya arti tersendiri dengan indikasi narkoba itu merupakan jaringan internasional.

"Kode 555 ini adalah memang barang jaringan international, dari Timur Tengah," ujar Yusri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved