Breaking News:

Dampak Pandemi Covid, Orang Miskin di Kabupaten Lebak Bertambah 9,24 persen Selama 2020

Bandan Pusat Statistik (BPS)  Kabupaten Lebak mencatat jumlah keluarga miskin di Lebak bertambah di tahun 2020.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi Kemiskinan 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM LEBAK - Bandan Pusat Statistik (BPS)  Kabupaten Lebak mencatat jumlah keluarga miskin di Lebak bertambah di tahun 2020.

Statistik Ahli Muda Kordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Lebak Ai Budiman mengatakan berdasarkan hasil survei sosial ekonomi maka jumlah keluarga miskin di lebak bertambah di 2020.

"Untuk kondisi terakhir di tahun 2020 jumlah keluarga miskin mecapai 9,24 persen dari jumlah penduduk Lebak sekitar 1,3 juta penduduk," ujarnya kepada TribunBanten.com, Jumat (15/1/2021).

Peningkatan jumlah keluarga miskin disebabkan terdampak pandemi Covid-19, sehingga daya beli masyarakat pun mengalami penurunan sejak awal tahun 2020.

Baca juga: BPS: Angka Harapan Hidup di Banten Meningkat

Baca juga: Ekspor Batu Fosil Hasil UMKM Lebak ke Cina Terkendala Pandemi Covid-19

"Semua finansial, pekerjaan masyarakat terganggu yang bekerja juga ruang geraknya terbatasi, banyak yang di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), sehingga daya beli masyarakat menurun," ucapnya

Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah untuk warga yang terdampak, itu salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk membantu dan menekan angka kemiskinan.

"Upaya yang dilakukan oleh pemerintah seperti bantuan BLT itu juga sangat mempengaruhi, bayangkan jika tidak ada bantuan mungkin angka kemiskinan bisa bertambah dua kali lipat dari ini," tutupnya.

Penulis: desi purnamasari
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved