Breaking News:

Kasus Ibu Hamil Tak Dilayani Puskesmas, Ketua DPRD Kota Serang: Mohon Maaf, Akan Kami Evaluasi

Saya berharap agar pelayanan terhadap masyarakat dapat dimaksimalkan lagi

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Puskesmas Serang 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi menyayangkan adanya kabar ibu hamil yang tidak dilayani Puskesmas Serang pada Jumat (8/1/2021).

Budi mengaku sangat menyesal dan akan mengingatkan kepada semua perawat dan bidang di Puskesmas Serang.

Menurutnya, walaupun saat dikonfirmasi yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit, setidaknya para bidan dan perawat yang ada harus mengambil tindakan cepat dan awalan sebelum merujuk ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP).

Baca juga: Hamliah Kehilangan Janin 6 Bulan Setelah Disarankan Puskesmas Serang Dirujuk Langsung ke RSDP

"Saya berharap agar pelayanan terhadap masyarakat dapat dimaksimalkan lagi," ujarnya saat dihubungi, Jumat (15/1/2021).

Berdasarkan pengakuan perawat di sana, kata dia, yang bersangkutan mengaku bingung dan panik untuk langkah apa harus dilakukan oleh pihak puskesmas.

Baca juga: Daftar Tempat Vaksinasi Covid-19 di Kota Serang: 16 Puskesmas, 9 Klinik Swasta, dan 8 Rumah Sakit

Dia pun telah menegur kepala puskesmas dan meminta agar diberikan sanksi keras kepada oknum perawat yang telah melanggar kode etik kedokteran.

"Saya juga sudah mengingatkan kepada seluruh puskesmas yang ada di Kota Serang agar pelayanan publik itu menjadi yang utama karena itu wajib berdasarkan undang-undang," ucap Budi.

Dia juga meminta maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat kekurangan pelayanan di Kota Serang.

""Saya atas nama pemimpin daerah Kota Serang memohon maaf atas kurang maksimalnya pelayanan terhadap masyarakat dan akan menjadi evaluasi kami bersama," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved