Tragedi Sriwijaya Air

Daftar 29 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ada Bayi 11 Bulan yang Hendak Bertemu Ayahnya

Arneta Fauzia selaku ibu mengajak ketiga anaknya yang masih kecil itu ke Pontianak untuk bertemu sang ayah, Yaman Zai, yang sudah lama tak bertemu.

Editor: Abdul Qodir
(Tangkap layar YouTube Kompas TV)
Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, tim DVI berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. 

TRIBUNBANTEN.COM - Satu per satu korban korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. 

Pada Minggu (17/1/2021) malam, ada tambahan lima jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 teridentifikasi.

Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan kelima jenazah atas nama Fao Nuntius Zai (11 bulan), Yunni Dwi Saputri (34), Ius Iskandar (52).

Oke Dhrrotu​ Jannah (24), dan satu korban lagi yang tidak bersedia namanya dipublikasikan di media massa karena pertimbangan tertentu.

“Keluarganya menginginkan agar identitasnya tak disampaikan dan kami menghargai dan menghormatinya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas (Karopenmas Divhumas) Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com, Minggu malam.

Rusdi mengatakan, tim DVI Polri akan terus melakukan proses identifikasi sehingga polisi bisa memberikan kepastian pada keluarga korban.

Dengan demikian, hingga Minggu (17/1/2021) pukul 17.00 WIB, total sudah 29 korban dari 62 penumpang dan awak pesawat SJ 182 yang telah teridentifikasi oleh tim DVI Polri.

Baca juga: Jadi Korban Sriwijaya Air Bersama 3 Anaknya Saat Mau Beri Kado Suami, Rumah Arneta Fauzia Kemalingan

Baca juga: Keluarga Ikhlas jika Jasad Captain Afwan Tak Ditemukan, Tetangga Sudah Salat Gaib

Satu di antara Keluarga Penumpang pesawat Sriwijaya Air yang dinyatakan hilang kontak, Sabtu 9 Januari 2021.
Satu di antara Keluarga Penumpang pesawat Sriwijaya Air yang dinyatakan hilang kontak, Sabtu 9 Januari 2021. (TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO)

Bila mengacu manifes penumpang Sriwijaya Air SJ-182, Fao Nuntius Zai merupakan satu dari tiga anak Arneta Fauzia asal Serang, Banten yang jadi korban kecelakaan Sriwijaya Air.

Sementara, Oke dan Yunni dalam manifes penumpang Sriwijaya Air SJ-182 tercatat sebagai ekstra kru bersama empat kru NAM Air lain yang jadi korban.

Fao Nuntinus Zai diketahui berangkat ke Pontianak bersama sang ibu, Arneta Fauzia (39) dan dua kakaknya, Zurisya Zuar Zai (8) dan Umbu Kristin Zai (2).

Arneta Fauzia selaku ibu mengajak ketiga anaknya yang masih kecil itu ke Pontianak untuk bertemu sang ayah, Yaman Zai, yang sudah lama tak bertemu.

Namun, diketahui pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 kru, 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.

Sementara itu, tim Search and Rescue (SAR) gabungan telah mengumpulkan 308 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban.

Lalu, ada 58 kantong berisi serpihan kecil pesawat dan potongan besar pesawat 54 bagian.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved