Breaking News:

Lewat Bank Sampah, Warga Lebak Manfaatkan Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Jual

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak membina warganya lewat progam bank sampah.

TribunBanten.com/Desi Purnamasari
contoh produk hasil kerajinan tangan warga kabupaten Lebak dalam mendaur ulang sampah plastik 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM LEBAK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak membina warganya lewat progam bank sampah.

Dengan program bank sampah itu, masyarakat dibina untuk bisa mendaur ulang sampah plastik menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Lebak, Iwan Sutikno mengatakan pembinaan bank sampah ini sudah dilakukan kepada tiga desa.

"Sudah dilakukan ke tiga desa dan dibuatkan kelompoknya, namun ada saja yang tidak berjalan apalagi di masa pandemi saat ini," ujarnya saat ditemui TribunBanten.com, Senin (18/1/2021).

"Untuk kelompok pembinaan kami yang masih eksis dan bertahan sampai saat ini ada di Kecamatan Kalanganyar, mereka memproduksi kursi yang terbuat dari gelas plastik," ucapnya.

Baca juga: Area Pemakaman Pasien Covid di Tangsel Dipenuhi Sampah APD, Pengelola: Belum Ada Tempat Pembuangan

Baca juga: 6 Kontroversi Seleb di Medsos Sepanjang 2020, Jual Keperawanan Hingga Prank Waria Pakai Sampah

Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat mengerti dan menerapkan proses pemanfaatan sampah plastik menjadi produk kerajinan tangan seperti tas dan dompet yang bernilai ekonomis.

"Produk tersebut diharapkan dapat dijual sehingga dapat meningkatkan produktifitas dan kemandirin masyarakat secara finansial serta dapat mengurangi beban tempat pemerosesan akhir (TPA) dalam menampung sampah plastik," ujar laki-laki berkumis tersebut.

Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah bertambahnya ilmu dan keahlian masyarakat dalam hal pengelolaan dan pemanfaatan sampah plastik.

"Masyarakat pun diharapkan mampu memanfaatkan sampah plastik membuat menjadi tas dan dompet dari sampah plastik bekas kemasan detergen, sabun, pewangi pakaian, gelas aqua dan plastik kresek yang bernilai ekonomis," ucapnya

Penulis: desi purnamasari
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved