Virus Corona
Ruang Perawatan Habis, Pasien Covid-19 Dirawat di 18 Gerbong Kereta Api Isolasi Milik PT INKA
Rinciannya 18 gerbong untuk pasien dan enam gerbong untuk tenaga medis dan kesehatan.
TRIBUNBANTEN.COM - Pasien Covid-19 di Kota Madiun membeludak.
Ruang perawatan yang tersedia pun habis.
Pemkot Madiun terpaksa meminjam gerbong kereta api isolasi milik PT Industri Kereta Api (INKA).
Baca juga: Ikatan Dokter Indonesia Prediksi Angka Positif Covid-19 di Indonesia Tembus 1 Juta Kasus
Baca juga: Ibunya Meninggal Karena Covid, Aisyah Kini Sebatang Kara dan Diantar Tetangga ke RLC Untuk Isolasi
Gerbong kereta api digunakan untuk merawat pasien Covid-19 di Kota Madiun dan sekitarnya, termasuk tenaga medis.
Wali Kota Madiun Maidi berterima kasih kepada PT INKA yang menyiapkan gerbong-gerbong kereta untuk ruang isolasi.
“Insyaallah akan kami pinjam untuk Kota Madiun dan sekitarnya," kata Wali Kota Madiun Maidi dalam keterangan tertulis, dikutip dari Kompas.com.
PT INKA memiliki emergency medical train (EMT) yang terdiri tiga trainset dengan total 24 gerbong.
Rinciannya 18 gerbong untuk pasien dan enam gerbong untuk tenaga medis dan kesehatan.
Kereta medis darurat tersebut dapat menampung 252 pasien dan 72 medis.
Tak hanya itu, kereta juga dilengkapi fasilitas kesehatan mulai lemari penyimpanan obat, lemari pendingin, alat bantu pernapasan lengkap dengan oksigennya dan alat medis lainnya.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sogaten, Kota Madiun, sementara menutup pelayanan pasien Covid-19.
Kondisi itu terjadi setelah ruang isolasi pasien Covid-19 penuh sejak Senin (18/1/2021) malam.
Hal serupa juga terjadi di RSUD Caruban, Kabupaten Madiun.
Sejak Desember 2020, ruang perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit ini penuh.
Bahkan informasi terakhir, Rabu (20/1/2021), ruang perawatan pasien positif Covid-19 berjumlah 34 tempat tidur sudah terisi semua oleh pasien.
Bangsal ODGJ dijadikan ruang isolasi
Baca juga: 8 dari 1.900 Tenaga Kesehatan Mengalami Gejala Setelah Vaksin Covid-19
Sejumlah cara dilakukan untuk mengatasi permasalahan ruang perawatan pasien Covid-19.
Satu di antara yang dilakukan manajemen RSUD Caruban dengan mengubah bangsal orang dengan gangguan jiwa menjadi ruang isolasi pasien Covid-19.
“Bangsal Bidara diperuntukkan bagi kasus-kasus ringan Covid-19. Saat ini sudah ada delapan orang yang diisolasi di ruangan tersebut,” ujar Pelaksana Tugas Direktur RSUD Caruban Kabupaten Madiun, drg Farid Amirudin yang dihubungi Kompas.com, Rabu.
Baca juga: Cerita Dilematis Satpol PP Kota Serang Menggelar Razia saat Masa Pandemi Covid-19
Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Rabu (20/1/2021) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 12.568 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
Penambahan tersebut menyebabkan jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia kini mencapai 939.948 orang, terhitung sejak diumumkannya kasus perdana Covid-19 pada 2 Maret 2020.
(Kontributor Solo, Muhlis Al Alawi|Editor : Dheri Agriesta)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Darurat RS Pasien Covid-19, Bangsal ODGJ Jadi Ruang Isolasi, Gerbong Kereta Terpaksa Dipinjam"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/dua-peserta-aksi-1812-reaktif-covid-19-usai-rapid-tes-saat-penyekatan.jpg)