Tragedi Sriwijaya Air

Mereka yang Terbang Bareng Keluarga Tapi Belum Teridentifikasi, 2 Bocah Ini Belum Diketahui Nasibnya

Hingga hari terakhir operasi gabungan pencarian korban dan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, baru ada 47 korban yang sudah diidentifikasi

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
Kolase TribunJatim.com/Instagram Ratih Windania
Dua bocah penumpang Sriwijaya Air, Yumna dan Fazila Ammara belum diketahui hingga hari akhir pencarian pesawat 

TRIBUNBANTEN.COM - Hingga hari terakhir operasi gabungan pencarian korban dan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, baru ada 47 korban yang sudah diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati.

Diketahui pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021) kemarin mengangkut 62 penumpang, termasuk di dalamnya pilot dan kru pesawat.

Hingga saat ini masih ada 15 penumpang yang belum ditemukan atau teridentifikasi.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito mengatakan kalau operasi gabungan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 resmi ditutup pada pukul 16.57 WIB.

Bagus mengatakan operasi yang telah berjalan 13 hari tersebut ditutup di antaranya berdasarkan evaluasi teknis, temuan korban, pertemuan dengan perwakilan keluarga korban, dan rapat koordinasi antar lembaga terkait.

"Hari ini Kamis 21 Januari pukul 16.57 Operasi Pencarian dan Pertolongan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 PK - CLC secara resmi saya nyatakan ditutup atau penghentian," kata Bagus dikutip dari Tribunnews.com.

Hingga penutupan operasi tersebut tercatat total sebanyak 324 kantong bagian tubuh korban berhasil dievakuasi.

Selain itu tercatat pula sebanyak total 68 kantong serpihan kecil pesawat, 55 potongan besar pesawat, satu unit Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) electric unit juga berhasil dievakuasi.

Baca juga: Cerita Temuan Potongan Kepala Diduga Korban Sriwijaya Air di Pantai Kis, Hanya Sisakan Rambut

Baca juga: Kalung Salib Grislend Petunjuk Awal Sebelum Teridentifikasi, Ibunda Sempat Berucap: Berenanglah Nak

Sementara, sudah ada 47 jenazah yang berhasil teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati.

Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan ada 4 korban tambahan yang berhasil teridentifikasi kemarin.

"Tim berhasil mengidentifikasi 4 korban pada hari ini, sehingga korban yang terindentifikasi berjumlah 47," ungkap Rusdi dalam konderensi pers, Kamis sore.

Diantara 15 korban Sriwijaya Air SJ 182 yang belum ditemukan, sua diantaranya adalah bocah yakni Fazila Ammara yang berusia 6 tahun kelahiran Pasuruan 3 Oktober 2014 dan Yumna Fanisyatuzahra, bocah berusia tiga tahun.

Fazila Ammara terbang bersama sang ibu bernama Rahmania Ekananda, serta adiknya Fathima Ashalina yang masih berusia 2 tahun.

Jenazah sang ibu, Rahmania Ekananda dan adiknya Fathima Ashalina telah berhasil diidentifikasi pada 18 Januari 2021.

Nani Zarkasih, ibu Rahmania Ekananda, korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 asal Desa Tulungrejo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (10/1/2021).
Nani Zarkasih, ibu Rahmania Ekananda, korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 asal Desa Tulungrejo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (10/1/2021). (TRIBUNJATIM.COM/FARID MUKARROM)

Diketahui, Fazila Ammara merupakan putri seorang perwira TNI.

Dikutip dari SURYA, seorang wanita bernama Nani Zarkasih adalah ibu kandung Rahmania Ekananda salah satu korban asal Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

Dia menuturkan bahwa meskipun anaknya seorang istri anggota TNI tak mengubah sifatnya yang baik hati kepada orang lain.

"Dia itu suka memberi dan berbagi kepada orang lain yang gak mungkin saya lupakan. Kepada siapapun termasuk orang yang ada di bawahnya," ungkapnya.

Baca juga: Mereka yang Selamat Meski Namanya Masuk di Manifes dan Mereka yang Jadi Korban karena Pindah Pesawat

Baca juga: Kakak Yumna Pemilik Jaket Minnie Mouse Sudah Diidentifikasi, ini Video terakhirnya Sebelum Terbang

Senada dengan Nani Zarkasih paman Rahmania, Agus Mardianto, mengatakan bahwa korban sosok yang religius.

“Itu ponakan saya dari agamanya memang kuat meskipun suaminya tentara pangkat. Terakhir dia bilang ke saya mohon doanya tugas ke Pontianak satu tahun menjabat di sana,” ujarnya.

Selain itu menurut Agus Mardianto bahwa Rahmania Ekananda merupakan ponakannya asli kelahiran Pare.

“Dia kelahiran sini SD, SMP dan SMA di Pare kalau kuliahnya di Surabaya Ubaya jurusan S1 Psikologi,” ungkapnya.

Diketahui Rahmania Ekananda dan kedua putrinya menumpangi Pesawat Sriwijaya Air ini bertujuan untuk datangi suaminya yang bekerja di Pontianak.

Dikutip dari Kompas.com, Komandan Satuan Tugas Laut (Dansatgasla) Operasi SAR Sriwijaya Air Laksamana Pertama Yayan Sofyan mengungkapkan, KRI Rigel pada siang hari Selasa (12/1/2021) berhasil membawa sejumlah temuan yang diduga berasal dari penumpang Sriwijaya Air SJ 182.

Baca juga:
Kakak Yumna Pemilik Jaket Minnie Mouse Sudah Diidentifikasi, ini Video terakhirnya Sebelum Terbang

Pada pukul 11.31 dan 12.35 WIB tim penyelam menemukan beberapa properti seperti potongan baju dan beberapa barang pribadi di antaranya dompet.

"Di dalam dompet itu ada identitas-identitas yang pertama adalah Nyonya Rahmania Ekananda kelahiran 22 November Kediri, 1981," terangnya.

Tim penyelang Kopaska TNI AL menemukan jaket bergambar Minni Mouse, mirip dengan yang dipakati Jaket mirip dengan yang digunakan balita penumpang Sriwijaya Air SJ 182
Tim penyelang Kopaska TNI AL menemukan jaket bergambar Minni Mouse, mirip dengan yang dipakati Jaket mirip dengan yang digunakan balita penumpang Sriwijaya Air SJ 182 (Kolase Kompas.com/Instagram)

"Di dalam dompet yang sama ada Fathima Ashalina M kelahiran Bekasi 19 April 2018. Terus kemudian ketiga adalah Fazila Ammara kelahiran Pasuruan 3 Oktober 2014," sambung dia.

Selain Fazila Ammara, Yumna juga hingga saat ini belum ditemukan.

Yumna merupakan penumpang yang terbang bersama ibunya, Ratih Windania dan kakaknya, Athar Rizki Riawan.

Selain itu Yumna juga berangkat bersama kakek neneknya, Toni Ismail dan Rahmawati.

Baca juga: TERPECAHKAN! Misteri Suara Tolong di Pencarian Korban Sriwijaya Air, Tapi 2 Pakar Ini Beda Pendapat

Baca juga: Benarkah Tanda SOS di Peta Pulau Laki Berasal dari Korban Sriwijaya Air? Ini Penjelasan Google

Jenazah sang kakak dan kakek neneknya telah berhasil diidentifikasi.

Tim penyelang Kopaska TNI AL menemukan jaket bergambar Minni Mouse, mirip dengan yang dipakati Jaket mirip dengan yang digunakan balita penumpang Sriwijaya Air SJ 182 (Kolase Kompas.com/Instagram)

Begitu juga sang ibu, Ratih Windania yang sudah berhasil diidentifikasi pada 20 Januari 2021 kemarin.

Kini, hanya tinggal Yumna seorang yang belum ditemukan.

Padahal, sebelumnya tim penyelam telah menemukan jaket yang diduga milik Yumna.

Jaket berwarna merah jambu bergambar Minnie Mouse ditemukan saat pencarian hari kedua, Minggu (10/1/2021).

Dikutip dari Kompas.com,  beberapa bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 telah ditemukan Tim Kopaska TNI AL dan tiba di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Minggu (10/1/2021) siang.

"Tim Kopaska TNI AL dan tim penyelaman menyerahkan barang temuan ke KRI Kurau, yakni berupa serpihan ban, baju anak kecil warna pink, dan serpihan pesawat," kata Komandan KRI Kurau Mayor Laut Nurochim di lokasi, Minggu.

Terkait dengan jaket Minni Mouse yang ditemukan petugas, jaket tersebut mirip dengan yang dipakai seorang penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang masih balita.

Dalam unggahan foto seorang wanita yang diduga adalah penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Ratih Windania memposting foto kebersamaan dengan keluarga saat berlibur ke Bandung.

Di sana, ada foto putrinya bernama Yumna (3) yang menggunakan jaket Minni Mouse, mirip dengan yang ditemukan petugas.

Berikut Daftar 47 Korban yang Berhasil Diidentifikasi Hingga 21 januari 2021:

1. Okky Bisma (30), pramugara Sriwijaya Air, teridentifikasi 11 Januari 2021

2. Fadly Satrianto (38), co-pilot NAM , teridentifikasi 12 Januari 2021

3. Khasanah (50), teridentifikasi 12 Januari 2021

4. Asy Habul Yamin (36), teridentifikasi 12 Januari 2021

5. Indah Halimah Putri (26), teridentifikasi 13 Januari 2021

6. Agus Minarni (47), teridentifikasi 13 Januari 2021

7. Ricko Mahulette (32), teridentifikasi 14 Januari 2021

8. Ihsan Adhlan Hakim (33), teridentifikasi 14 Januari 2021

9. Supianto (37), teridentifikasi 14 Januari 2021

10. Pipit Supiyono (23), teridentifikasi 14 Januari 2021

11. Mia Tresetyani (23), pramugari Sriwijaya Air, teridentifikasi 14 Januari 2021

12. Yohanes Suherdi (37), teridentifikasi 14 Januari 2021

13. Toni Ismail (59), teridentifikasi 15 Januari 2021

14. Dinda Amelia (15), teridentifikasi 15 Januari 2021

15. Isti Yudha Prastika (34), teridentifikasi 15 Januari 2021

16. Putri Wahyuni (25), teridentifikasi 15 Januari 2021

17. Rahmawati (59), teridentifikasi 15 Januari 2021

18. Arneta Fauziah, teridentifikasi 16 Januari 2021

19. Arifin Ilyas (26), teridentifikasi 16 Januari 2021

20. Makrufatul Yeti Srianingsih (30), teridentifikasi 16 Januari 2021

21. Beben Sopian (58), teridentifikasi 16 Januari 2021

22. Nelly (49), teridentifikasi 16 Januari 2021

23. Rizky Wahyudi (26), teridentifikasi 16 Januari 2021

24. Rosi Wahyuni (51), teridentifikasi 16 Januari 2021

25. Fao Nuntius Zai, bayi berumur 11 bulan, teridentifikasi 17 Januari 2021

26. Yuni Dwi Saputri (34), pramugari Sriwijaya Air, teridentifikasi 17 Januari 2021

27. Iu Iskandar (52), teridentifikasi 17 Januari 2021

28. Oke Dhurrotul Jannah (24), pramugari NAM Air, teridentifikasi 17 Januari 2021

29. Satu korban tidak disebutkan namanya, teridentifikasi 17 Januari 2021

30. Didik Gunardi (49), pramugara NAM Air, teridentifikasi 18 Januari 2021

31. Athar Rizki Riawan (8), teridentifikasi 18 Januari 2021

32. Gita Lestari (36), pramugari Sriwijaya Air, teridentifikasi 18 Januari 2021

33. Fathima Ashalina (2), teridentifikasi 18 Januari 2021

34. Rahmania Ekananda (39), teridentifikasi 18 Januari 2021

35. Kolisun (37), teridentifikasi 19 Januari 2021

36. Grislend Gloria Natalies (28), teridentifikasi 19 Januari 2021

37. Faisal Rahman (30), teridentifikasi 19 Januari 2021

38. Andi Syifa Kamila (26), teridentifikasi 19 Januari 2021

39. Shinta (23), teridentifikasi 19 Januari 2021

40. Mulyadi (39), teridentifikasi 19 Januari 2021

41. Yulian Andhika, teridentifikasi 20 Januari 2021

42. Ratih Windania, teridentifikasi 20 Januari 2021

43. Teofilius Ura, teridentifikasi 20 Januari 2021

44. Sevia Daro (24), teridentifikasi 21 Januari 2021

45. Angga Fernanda Afrion (27), teridentifikasi 21 Januari 2021

46. Rion Yogatama (29), teridentifikasi 21 Januari 2021

47. Rusni (44 tahun), teridentifikasi 21 Januari 2021

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved