BMKG: Provinsi Banten Berstatus Siaga Banjir
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan prakiraan cuaca untuk satu minggu ke depan.
TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan prakiraan cuaca untuk satu minggu ke depan.
Baca juga: BMKG: Lima Kabupaten/Kota di Banten Berpotensi Banjir
Baca juga: BMKG Sebut Cuaca Ekstrem di Wilayah Banten Dua Hari ke Depan, Berpotensi Banjir Bandang
Berdasarkan prakiraan, BMKG mencatat sebagian besar wilayah Indonesia (94 persen dari 342 Zona Musim) saat ini telah memasuki musim hujan.
Provinsi Banten masuk ke dalam daftar provinsi berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF) untuk dampak banjir/banjir bandang, selama 2 hari ke depan (tanggal 28-29 Januari 2021) potensi dampak dengan status Siaga.
Selain Provinsi Banten terdapat, lima provinsi lainnya, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat
"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam pernyataannya yang diterima, Rabu (27/1/2021).
BMKG sudah memprediksi cuaca sejak Oktober 2020 lalu, bahwa terkait dengan puncak musim hujan akan terjadi pada Januari dan Februari 2021 di sebagian Sumatera bagian selatan, sebagian besar Jawa termasuk DKI Jakarta, sebagian Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan bagian selatan Papua.
Berdasarkan kondisi tersebut, maka kewaspadaan akan potensi cuaca ekstrem harus terus ditingkatkan.
"Analisis BMKG menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia. Kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin di wilayah Indonesia," ujarnya.
Selain itu, menurut Guswanto munculnya pusat tekanan rendah di Australia bagian utara mendorong terbentuknya belokan maupun pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang mengakibatkan meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Indonesia.
Baca juga: BMKG Peringatkan Warga Tak Dekati Bibir Pantai di Perairan Banten
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Wilayah Banten Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan Intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah berikut:
1. Aceh
2. Sumatera Utara
3. Sumatera Barat
4. Bengkulu
5. Sumatera Selatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-banjir.jpg)