Virus Corona di Banten
Lonjakan Kasus Covid-19 Akibat Klaster Liburan di Tangerang Selatan, Ditemukan 100 Kasus Baru
Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tangerang Selatan, Banten, melaporkan penambahan 100 kasus baru Covid-19
TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Angka positif coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Tangerang Selatan meningkat.
Pada Rabu (27/1/2021) kemarin, Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tangerang Selatan, Banten, melaporkan penambahan 100 kasus baru Covid-19
Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Tangerang Selatan hingga Rabu ini sebanyak 5.313 kasus.
Baca juga: PMI Provinsi Banten Optimalkan Penggunaan Plasma Konvalesen untuk Membantu Pasien Melawan Covid-19
Baca juga: Bisa dengan Bunga Mawar, Berikut Cara Mudah Memulihkan Kehilangan Penciuman akibat Covid-19
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tangsel, Imbar Umar Gozali, mengatakan, penyebab lonjakan kasus Covid-19 pada Januari 2021 di Tangsel karena banyaknya warga yang menikmati libur akhir tahun dengan berkerumun.
Kerumunan pada momen apapun termasuk liburan, berpotensi menjadi klaster penularan Covid-19.
"Yang pertama itu pasca liburan. Pas liburan itu kan kumpul kumpul menunjak bengkaknya statistik penderita," ujar Imbar di Ciputat, Tangsel, Rabu (27/1/2021).
Sejumlah destinasi liburan yang tetap buka disinyalir menjadi area kerumunan.
"Fasilitas itu dibuka pas liburan kemarin. Jadi banyak orang kumpul," ujarnya.
Imbar mengatakan, solusi untuk meredam peningkatan kasus Covid-19 adalah dengan vaksinasi.
Namun, proses vaksinasi tidak bisa berlangsung instan, melainkan membutuhkan waktu.
Saat ini, baru para tenaga kesehatan dan sejumlah pejabat yang disuntik vaksin, belum memasuki tahapan selanjutnya untuk masyarakat luas.
"Mudah-mudahan dengan vaksinasi ini membatasi diri dari tertular. Jadi angkanya itu kan tidak naik. Persoalannya sekarang ini kan baru gilirannya nakes, belum masyarakat luas. Jadi ini mesti ya, nakes juga kan penderita," kata Imbar.
Untuk diketahui, Satgas Covid-19 Tangerang Selatan mencatat 4.487 orang dari 5.313 kasus positif dinyatakan telah sembuh.
Sementara itu, 256 pasien positif lainnya dilaporkan meninggal dunia. Kasus kematian akibat Covid-19 bertambah dua dibandingkan data pada Selasa (26/1/2021).
Saat ini, ada 570 kasus aktif atau pasien positif Covid-19 yang masih dirawat atau isolasi mandiri. Satgas Covid-19 Tangerang Selatan juga melaporkan 13 kasus probable aktif dan 122 kasus suspek.
Kecamatan Pamulang masih menjadi wilayah dengan angka kasus Covid-19 terbanyak di Tangerang Selatan, yakni 1.336 kasus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19.jpg)