Breaking News:

BMKG: 91 Kali Gempa di Banten Selatan Selama Januari, Waspada Potensi Gempa dan Tsunami

Suwardi menjelaskan faktor lain yang menyebabkan terjadinya gesekan lempeng bumi tersebut, akibat faktor Crush (lempeng bumi) Selat Sunda, Crush Bayah

bmkg.go.id
Ilustrasi panduan evakuasi darurat bencana tsunami dalam situasi Covid-19 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Tangerang melansir catatan gempa yang terjadi di Banten Selatan selama periode 1-31 Januari 2021.

Tercatat, ada 91 kali terjadi gempa yang mengguncang Banten, khususnya di sekitar Banten Selatan yang menjadi pertemuan titik tiga lempeng, yakni lempeng Indo-Australia, Indonesia-Pasific, dan Austria.

"Terdapat 91 kali gempa yang berkekuatan mulai dari 2-5 Magnitudo, terutama di wilayah pesisir Selatan Banten. Waspada gempa susulan dan potensi tsunami," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Tangerang, Suwardi saat dihubungi, Senin (1/2/2021).

Suwardi menjelaskan faktor lain yang menyebabkan terjadinya gesekan lempeng bumi tersebut, akibat faktor Crush (lempeng bumi) Selat Sunda, Crush Bayah dan sekitarnya terlihat aktif dan membuat sebuah gerakan yang sifatnya sporadis sehingga terjadi aktifitas yang terus menerus terjadi.

Baca juga: BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Bencana Alam di Banten, Waspada Gempa dan Tsunami di Selatan

Baca juga: Misteri Suara Dentuman di Bali, Sensor Deteksi Ada Getaran Selama 20 Detik, Tapi Bukan Gempa Bumi

Tampak salah satu villa rusak berat pasca dihempat tsunami di Pesisir pantai di Kabupaten Serang, Banten, Senin (24/12/2018).
Tampak salah satu villa rusak berat pasca dihempat tsunami di Pesisir pantai di Kabupaten Serang, Banten, Senin (24/12/2018). (KOMPAS.com/DEAN PAHREVI)

Ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dengan adanya gempa susulan dan potensi tsunami yang terjadi di Banten Selatan.

"Mulailah untuk memodifikasi bagian rumah dengan standar yang tahan gempa dan kokoh saat gempa dan tsunami tiba. Terus melihat informasi BMKG dan peringatannya," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved