FAKTA Rumah Kos Ini Jadi Sarang Prostitusi ABG, Sediakan Paket Doraemon, Nobita hingga Sizuka

Tak tanggung-tanggung, Om Kos menyediakan 36 gadis di bawah umur alias masih ABG di dalam rumah kosnya

Tayang:
Editor: Abdul Qodir
SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Rumah kos yang dijadikan tempat prostitusi online terselubung yang melibatkan anak di bawah umur, siswi SMP dan SMA di Jalan Raya Lingkungan Kuwung RT02/RW03, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. 

TRIBUNBANTEN.COM - Muncul sejumlah kasus bisnis prostitusi online seiring pandemi Covid-19.

Terkini, Subdit Cyber Dirkrimsus Polda Jawa Timur membongkar bisnis haram itu.   

Pria berinisial OS atau yang akrab disapa Om Kos (38) diciduk Polda Jatim atas kasus prostitusi online yang menyediakan siswi SMP dan siswi SMA untuk melayani birahi pelanggan.

Tak tanggung-tanggung, Om Kos menyediakan 36 gadis di bawah umur alias masih ABG di dalam rumah kosnya di Kota Mojokerto.

Dari laporan wartawan SURYAMALANG.COM di lapangan, Om Kos mempekerjakan enam korban yang masih berstatus pelajar SMP, SMA/SMK/MA untuk pemasaran atau reseller.

Ia menawarkan jasa plus-plus itu melalui Facebook.

Lalu, resellernya membuat akun Facebook palsu dan kemudian bergabung di grup FB "Info Kost dan Kontrakan Area Mojokerto" dan "Kost dan Kontrakan Mojokerto, Ngoro, dan Pasuruan".

Nah, dari situlah tim Subdit Siber melakukan penelusuran dan akhirnya tersangka ditangkap pada Jumat 29 Januari 2021 kemarin.

Polisi menunjukkan OS, Tersangka kasus dugaan prostitusi online di Mojokerto
Polisi menunjukkan OS, Tersangka kasus dugaan prostitusi online di Mojokerto (SURYAMALANG.COM/Sugiharto)

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka menjual puluhan ABG dengan kedok jasa indekos harian atau jam.

"Tersangka dibantu enam tersangka lain yang masih di bawah umur," kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo di Mapolda Jatim, Senin, (1/2/2021).

Ironisnya, reseller tersebut ditugasi oleh tersangka merekrut gadis ABG untuk dijajakan ke lelaki hidung belang.

Rata-rata wanita yang dijajakan adalah pelajar tingkat SMP dan SMA.

Informasi sewa kamar indekos itu hanya kedok.

Baca juga: Polisi Ungkap Prostitusi Online Artis TA, Ternyata Seorang Selebgram dan Model Majalah

Baca juga: 7 Kisah Mengerikan di Apartemen Kalibata City: Mulai Prostitusi, Bunuh Diri hingga Mutilasi

Sebab, saat ada pelanggan yang tertarik, para reseller ABG kemudian menggiring pelanggan untuk berkomunikasi lewat pesan pribadi di inbox Facebook.

Di situlah wanita-wanita ABG ditawarkan tersangka ke pria hidung belang.

Sumber: Surya Malang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved