Geger Munculnya Suara Dentuman Misterius Tengah Malam di Malang sampai Kaca Bergetar

Suara itu terdengar dengan tempo yang lambat. Sekali berbunyi, berhenti, lalu berbunyi lagi dengan tempo yang hampir sama.

Tayang:
Editor: Abdul Qodir
https://www.tarbiyah.net/
Ilustrasi gelombang suara / dentuman misterius 

Seorang staf di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Muhammad Anang Mustofa juga mendengar dentuman itu dari tempat tinggalnya di Tajinan, Kabupaten Malang. Ia mulai mendengar suara itu pada Selasa sekitar pukul 23.00 WIB.

"Kaca-kaca rumahku sampai getar. Rasanya dekat banget dari rumah saya. Sekitar jam tujuh tadi masih terdengar. Tapi kaca sudah tidak getar lagi," katanya.

Dufan Dwi Wahyudi, seorang mahasiswa di Universitas Negeri Malang, mengatakan, suara itu terdengar cukup keras dari tempat tinggalnya di Dau, Kabupaten Malang.

"Suaranya agak keras, suara dem sambil ada getaran. Kalau saya dengarnya jam setengah satu," katanya.

Operator Posdalops pada BPBD Kota Malang, Mokhamad Aziz Wijaya belum bisa memastikan sumber suara dentuman itu.

"Suaranya dem, dem, kayak letusan meriam. Ini frekuesinya terus menerus," katanya.

Baca juga: Misteri Suara Dentuman di Bali, Sensor Deteksi Ada Getaran Selama 20 Detik, Tapi Bukan Gempa Bumi

Baca juga: Suara Dentuman Hingga Warga Bali Ngaku Lihat Benda Asing di Langit, BMKG Tangkap Anomali Sinyal

Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto mengatakan, pihaknya hingga kini belum mengetahui asal muasal dari suara dentuman tersebut.

"Kami belum tau asalnya dari mana. Karena saya kemarin juga tidak merasakan apapun," ujarnya, Rabu (3/2/2021).

Melansir dari postingan warga, suara dentuman yang dirasakan oleh warga itu terdengar tak hanya di Kota Malang.

Suaranya terdengar sampai Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang hingga Pasuruan.

Alie pun akan menyelidiki asal muasal suara dentuman misterius tersebut.

Mengingat, suara dentuman sampai menyebabkan beberapa kaca bergetar.

"Kejadian ini apakah ada kaitannya dengan aktivitas vulkanik gunung Semeru, kami masih belum tahu. Karena kami juga tidak mengetahui sumbernya ini dari mana yang membuat suara tersebut muncul," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Syarif Hidayat mengatakan, berdasarkan laporan yang dia dapatkan, suara dentuman tersebut dipastikan bukan berasal dari Gunung Semeru.

Ditinjau dari rekaman seismik menunjukkan, aktivitas vulkanik Gunung Semeru dalam keadaan normal.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved