Breaking News:

Anak Yatim Tewas dengan Tubuh Tertancap Bambu, Suka Nangis Sendiri dan Terakhir Pergi ke Rumah Pacar

Sebelum ditemukan tewas, Weni meninggalkan rumah pada hari Selasa (2/2/2021) menuju rumah temannya.

Penulis: Yudhi Maulana A
Editor: Yudhi Maulana A
TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari
Liang lahat yang akan digunakan untuk memakamkan Weni Tania (21) di Sucinaraja, Garut. 

TRIBUNBANTEN.COM - Warga Garut dihebohkan dengan penemuan mayat wanita di kebun bambu di belakang pabrik di Kampung Muncang Lega, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Sucinaraja pada Jumat (5/2/2021).

Tragisnya, mayat wanita tersebut ditemukan dalam kondisi tertancap bambu di kemaluannya.

Belakangan diketahui identitas mayat tersebut bernama Weni Tania (21), warga Kampung Ciloa Tengah, RT 003/RW 003, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja.

Rupanya, Weni merupakan anak yatim dan ibunya bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi.

Dikutip dari TribunJabar, kerabat korban, Ai Kusmiati (40), Weni sudah tidak hidup dengan orang tua sejak umur 1 tahun.

orangtuanya bercerai dan ayahnya meninggal dunia.

"Sejak ibunya bercerai, ia sudah ditinggal sejak umur satu tahun, ibunya berangkat ke Arab Saudi sebagai TKW," katanya, Sabtu (6/2/2021).

Ai menjelaskan,sejak saat itu Weni hanya diurus oleh bibi dan neneknya, ia tumbuh tanpa hadirnya orangtua di usia yang sedang membutuhkan kasih sayang Ibu dan ayahnya.

Mayat Wanita Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan di Kebun, Tubuhnya Tertancap Bambu 60 CM

Kronologis Penemuan Mayat Pria di Hotel Tigaraksa, Sempat Menginap Bareng Teman

"Kadang, ya di rumah neneknya, kadang juga di sini di rumah bibi dan uwa nya, ya bisa dikatakan dia hidup tanpa perhatian langsung orangtua kandung," ucapnya.

Sejak saat itu, Weni hanya bergantung pada keluarga dari ibunya, Ai menjelaskan Weni tumbuh menjadi orang yang pendiam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved