Heboh soal Gaji Rp 250 Juta, Berikut Daftar Pekerjaan yang Digaji Rp 250 Juta Per Bulan

Ramainya soal pembahasan gaji Rp 250 juta per bulan di antaranya karena nominal tersebut dinilai cukup besar, terutama apabila dibandingkan dengan UMR

Tayang:
Editor: Abdul Qodir
hai.grid.id
Ilustrasi gaji 

TRIBUNBANTEN.COM - Unggahan soal gaji Rp 250 juta per bulan sedang ramai jadi perbincangan warganet, khususnya di Twitter.

Pantauan TribunBanten.com sampai pada Senin (15/2/2021) pukul 11.00, #Gaji 250 menjadi trending ropic di Twitter dengan 15.500 Tweets.

Beberapa bertanya mengenai pekerjaan atau profesi apa yang dapat mendapatkan penghasilan seperempat miliar itu?

Ramai soal gaji Rp 250 juta bermula dari pertanyaan Jenny Jusuf melalui akun Twitter @JennyJusuf, mengenai pengasilan minimal calon pasangan.

Hal itu ditanggapi akun Andrea Gunawan (@catwomanizer) yang kemudian menyebut angka Rp 250 juta. 

  

Unggahan tersebut hingga Senin siang, pertanyaan tersebut mendapat 308 balasan.

  

Baca juga: Gaji Karawang Trending di Twitter, Berapa Besaran UMK di Sana?

Baca juga: Unggah Rincian Gaji di Facebook, Guru Honorer di Sulawesi Selatan Diberhentikan

Salah satunya seperti jawaban Andrea Gunawan, melalui akun Twitter @catwomanizer.

Balasan Andrea Gunawan mengenai minimal penghasilan Rp 250 juta per bulan pun ramai diperbincangkan.

Beberapa ada yang bertanya mengenai pekerjaan macam apa dengan gaji sejumlah itu.

Pertanyaan mengenai pekerjaan, salah satunya seperti disampaikan oleh akun Twitter @pyzzapuzzyn.

Pekerjaan yang gaji Rp 250 juta pe bulan

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, menerangkan bahwa memang ada beberapa pekerjaan dengan penghasilan hingga Rp 250 juta per bulan.

  

Ilustrasi pengacara
Ilustrasi pengacara (net)

Bima menyebutkan, pekerjaan di sektor IT hingga pengacara bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 250 juta. Berikut ini di antaranya: 

1. Pengacara

  

2. Pekerja di sektor IT

  

3. Ahli artificial intelegent

  

4. Data scientist

  

5. Developer program

  

6. Digital marketing

  

7. Bisnis properti skala besar

"Kebanyakan memang gajinya besar ya lawyer itu ya," katanya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (14/2/2021).

  

Sementara untuk bidang pekerjaan seperti influencer dan content creator, Bhima menjelaskan memang bisa mencapai penghasilan sebanyak itu, tetapi hanya segelintir orang.

  

"Bisa juga, tapi jumlahnya hanya sedikit orang lah yang kayak gitu," tambahnya.

   

Kesenjangan

ilustrasi uang gaji
ilustrasi uang gaji (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

  

Ramainya soal pembahasan gaji Rp 250 juta per bulan di antaranya karena nominal tersebut dinilai cukup besar, terutama apabila dibandingkan dengan UMR (upah minimum regional) atau UMP (upah minimum provinsi ) di Indonesia. 

  

Sebagai gambaran, UMP tertinggi di Indonesia diberikan kepada pekerja di DKI Jakarta yaitu  Rp 4.416.186. 

  

  

Sedangkan UMP terendah di Indonesia diterima buruh di Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp 1.765.000 per bulan.

   

Baca juga: Upah Minimum Kota Tangerang Naik 1,5 Persen, Rp 4.262.015 per Bulan

Baca juga: Upah Minimum 2021 Tidak Alami Kenaikan, Pemerintah Beberkan Alasan

   

Disparitas semacam ini, menurut Bhima, salah satu penyebabnya karena adanya kesenjangan di bidang akses pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

   

"Faktornya adalah masalah pendidikan yang paling dasar, karena keterbatasan fasilitas pendidikan," ujar Bhima.

   

Akses pendidikan

Ia mencontohkan profesi seperti pengacara dan ahli IT, menuntut seseorang mendapatkan pendidikan yang memadai. Begitu juga dengan content creator.

   

"Itu juga memiliki modal besar untuk mengikuti trending-trending digital. Mereka juga punya alat, tekait dengan latihan, training. Jadi misal videographer, content creator, mereka bisa beli software dengan harga yang mahal misalnya. Untuk latihan sedari muda, sedari dini," jelas Bhima.

    

Baca juga: Unggah Rincian Gaji di Facebook, Guru Honorer di Sulawesi Selatan Diberhentikan

Baca juga: Para Srikandi Tangguh Pemadam Kebakaran di Serang, Kerja Penuh Risiko Tapi Gaji Rp1,7 Juta per Bulan

   

Bhima memberi contoh bahwa orang dengan kondisi ekonomi rendah, hartanya akan habis seketika saat sakit parah. Sementara, orang kaya akan dapat mengandalkan asuransi.

   

"Sekali sakit bisa menjual rumah atau habis hartanya. Sementara orang kaya berlindung dengan asuransi, sehingga mereka bisa berkreatifitas lebih karena masalah kesehatan kira-kira sudah ditangani dengan baik. Mereka punya ruang lebih untuk mencoba hal baru dan berkreatifitas," terang Bhima.

   

Privilege

Lebih lanjut, mengenai penghasilan Rp 250 juta, Bhima juga menjelaskan adanya pengaruh privilege atau hak istimewa.

   

"Kira-kira kalau anaknya orang kaya, bisa dapat privilege lebih untuk bayaran mahal dibandingkan lingkungan dari keluarga miskin. Jadi start-nya aja udah beda," kata Bhima.

   

Lingkungan seseorang berpengaruh besar pada jangkauan pekerjaan dan penghasilan.

  

Baca juga: Presiden Joko Widodo Umumkan 6 Menteri Baru, Sandiaga Uno Terkaya, Miliki Harta Hingga Rp 5 Triliun

  

Bhima berpendapat, orang yang lahir dari keluarga kaya cenderung lebih mudah melihat peluang.

  

"Kalau kita lihat influencer-influencer juga salah satunya lahir dari keluarga artis, lahir dari keluarga orang kaya. Sehingga mereka lebih gampang melihat peluang ke depannya, terkait dengan perubahan," ujar Bhima.

  

  

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ramai soal Gaji Rp 250 Juta, Pekerjaan Apa Saja yang Digaji Sebesar Itu?"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved