Breaking News:

Para Srikandi Tangguh Pemadam Kebakaran di Serang, Kerja Penuh Risiko Tapi Gaji Rp1,7 Juta per Bulan

Pekerjaan sebagai petugas pemadam kebakaran umumnya didominasi oleh kaum laki-laki.

Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Srikandi Pemadam Kebakaran Kota Serang 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pekerjaan sebagai petugas pemadam kebakaran umumnya didominasi oleh kaum laki-laki.

Namun, di Kota Serang, para perempuan tangguh ini berani menjadi petugas Pemadam Kebakaran yang penuh dengan risiko.

Para srikandi di Dinas Pemadam Kebakaran Kot Serang ini selalu siap siaga bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Ilis Sulistiani (32) salah satu kru Pemadam Kebakaran Kota Serang, bergabung sejak tahun 2012.

"Kita benar-benar terjun ke lapangan saat ada kebakaran, menggulung selang begitu kewalahan. Tapi apapun situasi dan kondisinya, kami siap siaga 24 jam untuk membantu masyarakat," ungkapnya.

Anggota Damkar lainnya, Yulianah (26) sebagai perempuan muda yang selalu siap menjadi garda terdepan, tanpa rasa takut Ia bertugas memegang selang di bagian depan.

Pekerjaan yang cukup berat dan penuh resiko ini, tentu harus menjadi perhatian bagi pemerintah setempat.

Baca juga: Wajib Ada Alat Pemadam Api Ringan atau APAR di Kendaraan Pribadi dan Angkutan Barang

Baca juga: Kecelakaan Karambol di Tol, Eks Personel Trio Macan jadi Korban, Mobilnya Adu Banteng dengan Bus

Para petugas mengeluhkan akan gaji yang ia terima, selama menjalankan tugas.

Mengingat gaji yang mereka terima dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Gaji yang mereka peroleh saat ini, hanya Rp. 1,7 juta per bulan. Itupun harus di potong, untuk membayar iuran BPJS kesehatan.

Biaya makan selama satu bulan, biaya transprtasi dan juga kebutuhan lainya. Gaji tersebut belum mampu memenuhi kebutuhannya selama ini.

Ade Huriyah (44) mengungkapkan bahwa, harapannya semoga pemerintah bisa menaikan gaji para petugas Pemadam Kebakaran.

Harapan kepada masyarakat juga, mereka sampaikan agar selalu memberikan jalan ketika mereka sedang bertugas.

"Terutama para pengendara motor dan juga supir angkot di jalan. Agar bisa memberikan ruang untuk anggota kami, ketika hendak bertugas," ungkap Uba Agus M (57) Ketua Seksi Pemadam Kebakaran Kota Serang.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved