Melongok Sanggar Batik Krakatoa, Batik Khas Cilegon Milik Istri Helldy Agustian

Adalah batik motif debus, rampag bedug, dan Gunung Krakatau, dan tugu landmark menjadi motif yang paling diminati dari batik cap.

Tayang:
Penulis: Khairul Maarif | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Seorang pekerja sedang mencanting di sebuah kain di Sanggar Batik Krakatoa, di Jalan Teuku Cik Ditiro, Lingkar Kadipaten RT 06/02, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, Sabtu (20/2/2021). Batik Krakatao menjadi satu-satunya batik khas Cilegon dan dikelola oleh istri Wali Kota Terpilih Cilegon Helldy Agustian, Hany Seviatry.  

"Karena kemahalan jadi sepi peminatnya, jadinya sekarang sudah tidak diproduksi," ungkapnya.

Motif yang terdapat di sanggar ini berangkat dari kearifan lokal dan kuliner khas Kota Cilegon.

"Ada motif Urang Kenekes, Pabrik Kimia, Pelabuhan Merak menjadi yang paling dicari batik tulis," ujarnya.

Motif batik yang tersedia di sini merupakan hasil desain murni dari Hany Seviatry dengan timnya.

"Harapannya dua bulan sekali mengeluarkan motif baru, tapi masih kesulitan karena terkadang mentok di ide," tuturnya.

  

Adalah batik motif debus, rampag bedug, dan Gunung Krakatau, dan tugu landmark menjadi motif yang paling diminati dari batik cap.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved