Tak Kuat Menahan Malu Celana Dipeloroti saat Hajatan, Junaidi Tikam Temannya Hingga Tewas

"Yang saya menyesal dan sedih, dia itu teman saya sejak kecil. Tapi dia harus tewas di tangan saya."

Tayang:
Editor: Abdul Qodir
SRIPOKU.COM / Edhi Amin
Junaidi ditahan Polres Lahat setelah menikam temannya Darsan saat acara hajatan, Senin (22/2/2021). - Tak Kuat Menahan Malu Celana Dipeloroti saat Hajatan, Junaidi Tikam Temannya Hingga Tewas 

Namun, tiba tiba pelaku datang dan menyampaikan kejadian yang ia alami.

Sebagai, Kades ia berusaha melindungi dan mendinginkan situasi yang saat itu pihak keluarga korban mukai ramai mendatangi kediamanya.

"Untuk kronologi kita tidak tahu dan kini sudah ditangani Polsek Kota Lahat."

"Kini kita sedang berupaya mendinginkan situasi dan sejauh ini pihak keluarga korban masih tetap tenang dan tentu harapan kita kasus ini selesai melalui prosea hukum yang kini ditangai Polsek Kota Lahat," sampainya.

Berawal bercanda berujung maut

Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono, Melalui Kapolsek Kota Lahat Iptu Irsan Rumsi, SE menyampaikan hasil penyelidikan dan keterangan saksi jika keduanya merupakan teman dan satu kampung sebelum pelaku pindah ke Batai.

Namun, candaan korban dianggap pelaku berlebihan sehingga terjadilah penusukan hingga berujung tewas.

"Kebetulan ada acara masak masak. Namun ini suatu kebiasaan buruk yang seharusnya kita tinggalkan membawa senjata tajam. Jika tak bawa sajam mungkin dia tidak akan tewas paling cuma memukul, " kata dia.

Irsan menerangkan untuk sementara persangkakan terhadap pelaku pasal 338 KUHP tindak pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Fakta Canda Berakhir Petaka, Terungkap Asal Sajam Digunakan Pelaku, Awalnya untuk Masak

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved