Breaking News:

Virus Corona di Banten

Update Covid-19 di Pandeglang: Tercatat 1537 Kasus Positif Corona, Didominasi Klaster Keluarga

Angka positif coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pandeglang, Banten meningkat.

Shutterstock
Ilustrasi Virus Corona di Indonesia 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Angka positif coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pandeglang, Banten meningkat.

Baca juga: Viral Video Sterilkan Uang dari Virus Corona Pakai Magic Com, Bisa Kah?

Baca juga: Update Covid-19: Penurunan Kasus Positif Corona di Tangerang Raya, Banyak Daerah Sudah Zona Hijau

Berdasarkan informasi yang diterima TribunBanten.com per 23 Februari tercatat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Pandeglang mencapai 1.537 kasus.

Rinciannya, 1.255 orang sembuh, 257 masih dirawat dan 25 meninggal dunia.

Sebanyak 300 kasus aktif positif Covid-19 telah terjadi sepanjang bulan Januari-Februari di Kabupaten Pandeglang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Pandeglang, Achmad Sulaeman mengatakan, kasus aktif itu disebabkan penularan di mana satu orang keluarga terpapar virus maka menyebarkan kepada keluarga yang lain.

"Sekarang sedang masuk ke cluster keluarga dan sangat menonjol sekali penyebarannya," kata dia, Rabu (23/2/2021).

Saat ini, kata dia, Kabupaten Pandeglang masuk ke dalam zona resiko tinggi penyebaran Covid-19 selama kurun waktu satu bulan terakhir.

Dia mengkhawatirkan karena tingginya angka penyebaran kasus tersebut yang apabila tidak diantisipasi maka dapat menimbulkan lonjakan kasus positif setiap hari.

Dia meminta masyarakat yang telah terpapar Covid-19 agar melakukan isolasi mandiri dan mematuhi protokol kesehatan.

Upaya itu dilakukan untuk menekan angka penularan Covid-19 di Pandeglang.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Wilayah Kelurahan Cigadung Pandeglang Disemprot Disinfektan

Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Terpapar Covid-19 Melonjak Tajam, 14.224 Orang Positif Corona Dalam Sehari

Sehingga, menurut dia, angka penularan dapat ditekan semaksimal mungkin

"Selain ada tahapan vaksinasi, prokes harus tetap dilaksanakan. Masyarakat harus terus diedukasi lebih lanjut lagi supaya mata rantai penyebaran virus bisa ditekan secara bersama," tambahnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved