Breaking News:

News

Perhatikan! Orang dengan Alergi Obat Tidak Bisa Divaksinasi Covid-19, Ditakutkan Terjadi Hal Ini

Vaksinasi Covid-19 bisa menimbulkan efek berbeda-beda bari sebagian orang. Ada yang tidak ada efek apapun sampai memiliki alergi.

Editor: Zuhirna Wulan Dilla
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ilustrasi tenaga kesehatan disuntik vaksin Covid-19 - Petugas kesehatan menerima suntikan vaksin corona buatan Sinovac di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Vaksinasi Covid-19 bisa menimbulkan efek berbeda-beda bari sebagian orang.

Ada yang tidak ada efek apapun sampai memiliki alergi.

Melansir TribunnewsBogor.com, satu di antara sejumlah faktor yang menjadi pemicu reaksi parah pasca vaksinasi, adalah alergi.

Oleh karena itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) menyarankan agar kelompok yang memiliki alergi terhadap salah satu komponen yang ada dalam vaksin, untuk tidak divaksinasi Covid-19.

Baca juga: Pemerintah Beri Vaksin Covid-19 untuk Atlet, Bintang Timnas Indonesia Takut Disuntik

Baca juga: Mulai 1 Maret 2021, Petugas Pelayanan Publik di Kota Tangerang Selatan Terima Vaksinasi Covid-19

President of Indonesian Society of Hypertension (InaSH), dr. Tunggul D Situmorang, Sp.PD-KGH  mengatakan mereka yang mengalami alergi parah atau sensitif pada obat tertentu, juga tidak dianjurkan mengikuti vaksinasi.

Sembilan hari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kota Bogor, tercatat sudah ada 2.263 orang atau 23,74% yang sudah di suntik vaksin Sinovac dari 9.533 sasaran. (istimewa/Pemkot Bogor)
Sebab, ada kemungkinan vaksin dapat memicu timbulnya reaksi parah yang sangat cepat pada tubuh.

Terutama mereka yang memang punya riwayat alergi.

Baca juga: Alami Demam Usai Vaksinasi Covid-19? Tak Perlu Khawatir, Cukup dengan Lakukan Ini'

Baca juga: Mulai Kamis ini, 25.155 Dosis Vaksin Diberikan ke Petugas Pelayanan Publik di Kabupaten Tangerang

"Yang terutama, makanya disebut yang tidak boleh dilakukan adalah (memberikan vaksin) kalau memang orang itu sensitif ya,

alergi terhadap komponen atau vaksin itu sendiri, ini bisa membuat reaksi yang cepat," ujar dr Tunggul, dalam webinar bertaajuk 'Waspadai Hipertensi Sebagai Komorbid Tertinggi Covid-19', Jumat (26/2/2021).

Ia kemudian menjelaskan, sebelum melakukan vaksinasi, biasanya tenaga kesehatan (nakes) atau vaksinator akan melakukan sedikit wawancara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved