Mengenal Sanggar Badak, Wadah Seniman asal Banten Berkreasi
Bagi seniman atau penggiat seni di Kota Serang, Banten, anda pasti kenal dengan Sanggar Badak.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Kemudian diminta oleh pemerintah, untuk membuat sebuah kesenian dengan mengangkat icon Banten.
"Membuat golok, menara masjid agung, badak, dan kesenian-kesenian lainnya yang termasuk kedalam icon Banten," ujarnya.
Karya miliki Edi Jubaedi, selalu di pesan instansi pemerintah.
"Untuk kegiatan kunjungan kerja, menyambut tamu dari luar daerah, acara seminar dan kegiatan pemerintahan lainnya," tuturnya.
Baca juga: Kreatif, Warga Tangsel Ubah Sampah Jadi Karya Seni, Berikut Sederet Karyanya
Ia mengaku bahwa Edi Jubaedi, terkenal di beberapa daerah.
Bahkan hasil karyanya di jual hingga ke luar negeri.
"Dia ikut memamerkan karyanya di acara LSI (Liga Seni Rupa Indonesia) Thailand, Jepang, Malaysia, dan lain-lain," tambahnya.
Edi Jubaedi meninggal dunia pada tahun 1998. Sepeninggal Edi, Sanggar Badak dilanjutkan sebagai usaha pribadi oleh Adam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/adam-48-anak-dari-edi-jubaedi-pendiri-sanggar-badak.jpg)