Bermodal Belajar dari Youtube, Ini Cerita Robei Budidaya Ikan Nila Untung Besar
Robei lebih memilih budidaya ikan Nila karena caranya lebih mudah meskipun modalnya lebih mahal.
Penulis: Khairul Maarif | Editor: Abdul Qodir
"Di Pandeglang sudah ada masa Cilegon ga ada biar bisa memfasilitasi para pembudidaya lah," tuturnya.
Baca juga: Kumpulan Ide Bisnis yang Bisa Dilakukan Lulusan Baru secara Online
Baca juga: Inspiratif! Mahasiswi Asal Kota Serang Berbisnis Minuman Lemon, Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri
Robei lebih memilih budidaya ikan Nila karena caranya lebih mudah meskipun modalnya lebih mahal.
"Tapi kan harga jualnya juga lebih mahal Nila kan bisa Rp 27 ribu sampai 30 ribu per kilogram," ungkapnya.
Menurutnya, budidaya ikan Nila di Kota Cilegon masih sangat minim.
"Saya belum ada temen di sini, kayanya baru saya doang dah," tuturnya.
Pembudidayaan Ikan Nila yang dilakukan oleh Robei melakukan sistem bioflok.
"Panennya sekitar empat bulan sekali kalau menggunakan sistem bioflok," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/budidaya-ikan-nila.jpg)