Perahu Nelayan Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Pulau Panjang, 6 Orang Selamat Pegangan Drum
Wadin menuturkan sayap kiri perahunya patah hingga akhirnya terbalik sekitar pukul 12.00 WIB setelah dihantam ombak besar.
Penulis: Khairul Maarif | Editor: Abdul Qodir
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Sebuah perahu nelayan jenis katir tanpa nama terbalik di barat perairan Pulau Panjang, Kabupaten Serang, Rabu (24/3/2021).
Perahu nelayan yang dinahkodai Wadin Suharyo bersama lima nelayan tersebut terbalik saat perjalanan untuk memancing ikan dari pangkalan nelayan Ambaru, Kelurahan Sumuranja, Kecamatan Puloampel ke Pulau Pamujan Besar, Kabupaten Serang.
Wadin menuturkan sayap kiri perahunya patah hingga akhirnya terbalik sekitar pukul 12.00 WIB setelah dihantam ombak besar.
"Anginnya dan ombak besar sampai membuat patah sayapnya sehingga langsung terbalik," ujarnya kepada wartawan di pangkalan nelayan Ambaru, usai dievakuasi tim gabungan.
Baca juga: Perahu Diterjang Ombak, Nelayan Pandeglang Hilang
Baca juga: Korban Perahu Eretan Terbalik di Sungai Ciujung, Ditemukan Sejauh 21 Kilometer dari Lokasi Kejadian
Wadin bersama lima temannya berangkat dari pangkalan Ambaru sekita pukul 11.00
"Semuanya yang ada di perahu katir warga Sumuranja," tambahnya.
Wadin mengungkapkan saat perahu terbalik ia dan lima temannya berpegangan dengan kapal tersebut.
"Setelah itu kita langsung naik ke kapal yang terbalik itu untungnya bahannya dari drum jadi tidak mudah tenggelam," ungkapnya.
Wadin sangat bersyukur dirinya dan kelima temannya selamat tidak ada yang terluka ataupun meninggal.
"Cuma pada kedinginan saja ini saya dan teman-teman," ujarnya.
Baca juga: Kronologi Pembacokan di Pasar Rau Hingga Juru Parkir Tewas, Berawal Teman Perempuan Diejek
Baca juga: Jamal Sebar Ucapan Maaf Sebelum Tewas Kecelakaan, Ketua Kelas SMA Ini Baru Saja Rayakan Ultah Online
Sementara itu, Kanit Binmas Ditpolairud Polda Banten, Bripka Atur Supijono mengungkapkan kapal belum dapat dievakuasi.
"Cuacanya tidak memungkinkan untuk dilakukan evakuasi saat ini," ujarnya.
Atur menambahkan evakuasi perahu akan dilakukan setelah cuaca mendukung.
"Jika besok cuaca mendukung, perahu katir ini akan langsung dievakuasi, ini dikarenakan lokasi terbaliknya perahu menjadi lalu lintas kapal laut," jelasnya.
Kanit Binmas Polairud Polda Banten, Bripka Atur Supijono bersama korban usai dievakuasi dari kecelakaan perahu katir terbalik di perairan Pulau Panjang, Kabupaten Serang, Rabu (24/3/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/perahu-katir-nelayan-terbalik-di-perairan-pulau-panjang-2.jpg)