Breaking News:

Profil Direktur Utama Jamkrida Banten Hendra Indra Rachman, Memulai Karier sebagai Admin di Bank

Pria kelahiran Garut 51 tahun lalu ini tercatat sebagai alumnus S1 di Fakultas Hukum, Universitas Airlangga, Surabaya.

TribunBanten.com/Amanda Putri Kirana
Direktur Utama Jamkrida Banten Hendra Indra Rachman 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Amanda Putri Kirana

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pencapaian yang diraih oleh PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Banten saat ini tidak terlepas dari peran direktur utamanya.

Berikut ini adalah profil Dirut PT Jamkrida Banten Hendra Indra Rachman.

Sudah enam tahun Hendra menjabat sebagai Dirut Jamkrida Banten.

Pria kelahiran Garut 51 tahun lalu ini tercatat sebagai alumnus S1 di Fakultas Hukum, Universitas Airlangga, Surabaya.

Kariernya dimulai dari satu bank badan usaha milik negara (BUMN), yaitu sebagai admin pembukuan di Sumedang.

Baca juga: Outstanding Jamkrida Banten Sudah Capai Triliunan Rupiah, Nilai Aset Tumbuh Tiga Kali Lipat

Untuk meningkatkan kariernya, Hendra kemudian melanjutkan S2 di Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

Setelah berkarier selama sekitar 13,5 tahun di bank, Hendra kemudian beralih pekerjaan lain pada 2011.

"Saya lalu mencoba di PT Jamkrida pada 2014," kata Hendra kepada TribunBanten.com di ruang kerjanya, Senin (22/3/2021). 

Setelah melengkapi berbagai persyaratan fit and proper test di Banten dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hendra kemudian ditunjuk untuk menjadi Direktur Utama PT Jamkrida Banten. 

Baca juga: Relaksasi Kredit Pembiayaan Properti Maksimal 100 Persen, Beli Rumah Tak Perlu Uang Muka

Baca juga: Profil Kepala BNNP Banten Brigjen Hendri Marpaung: Tak Segan-segan Turun ke Lapangan Ungkap Kasus

Dia berdomisili di Banten sejak 2014 saat pertama kali PT Jamkrida didirikan di Kota Serang.

Tugas yang diembannya adalah mengelola Jamkrida Banten, yaitu badan usaha milik daerah (BUMD) Pemprov Banten.

Jamkrida memiliki misi mengembangkan bisnis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya memberikan fasilitas pembiayaan dari lembaga keuangan.

Nilai outstanding penjaminan Jamkrida Banten dari hingga saat ini sudah mencapai lebih dari Rp 2 triliun.

Nilai asetnya mencapai tiga kali lipat dibandingkan penyertaan modal awal sekitar Rp 56,5 miliar.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved