Breaking News:

Pengakuan Bandar Jual Sabu-sabu di Serang, Buat Beli Smartphone dan Sepeda Motor yang Lebih Bagus

Dia mengaku mendapat sabu-sabu dari Jakarta dan dijual di Serang dan sekitarnya.

Dokumentasi Humas Polres Serang Kota
Anggota Satnarkoba Polres Serang Kota menginterogasi dua orang sebagai bandar dan kurir sabu-sabu, Kamis (25/3/2021). 

Laporan Reporter TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Satnarkoba Polres Serang Kota menangkap MJ (21) dan GA (20), bandar dan kurir sabu-sabu di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Selasa (23/3/2021).

Menurut MJ, uang hasil penjualan sabu-sabu itu dipakai untuk membeli smartphone dan sepeda motor yang lebih bagus.

"Sama buat makan dan kebutuhan harian. Sebelumnya nganter anak sekolah. Baru tiga bulan menjual sabu-sabu," katanya di ruang Satnarkoba Polres Serang Kota, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Cerita Polisi Menyamar Menjadi Pembeli untuk Menangkap Penjual Sabu-sabu di Cikande Kabupaten Serang

Baca juga: Sepatu Sneakers Menjadi Saksi Bisu Usaha Penyelundupan 8 Bungkus Sabu-sabu dari Aceh ke Banten

Dia mengaku mendapat sabu-sabu dari Jakarta dan dijual di Serang dan sekitarnya.

Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadith Pranoto melalui Kaubinops Satresnarkoba Iptu Makhrus mengatakan polisi sudah mengincar MJ dan GA.

"Keduanya ditangkap tanpa perlawanan," ujarnya.

MJ dan GA ditangkap saat sedang berkumpul dengan teman-temannya.

Mereka ditangkap tanpa perlawanan. Keduanya terancam lima tahun kurungan penjara.

Dari saku celana MJ, polisi mendapatkan satu bungkus kecil sabu-sabu. 

Baca juga: Warga Taktakan Kaget, Ruko yang Disewa WN Asing Jadi Gudang Sabu-sabu Ratusan Kilogram

Kemudian polisi menggeledah sepeda motor yang dipakai MJ dan ditemukan 26 bungkus lainnya.

Total, ada 35 gram sabu dari kedua pelaku.

"Sebelumnya, MJ pemakai, tiga bulan terakhir dia jadi pengedar," ucapnya.

Keduanya dikenai Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 2, dan atau pasal 132 ayat 2, Undang-undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun.

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved