Breaking News:

Bom Makassar

Bom Bunuh Diri di Makassar Jelang Paskah & Ramadan, MUI Pandeglang: Jaga Toleransi Umat Beragama

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) wilayah Pandeglang, TB Hamdi Maani, mengecam teror bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Kantor MUI Kabupaten Pandeglang 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) wilayah Pandeglang, TB Hamdi Maani, mengecam teror bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

Dia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak termakan informasi-informasi yang tidak benar yang dapat merugikan semua.

"Mari serahkan dan dukung penegakan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib," kata dia, saat dihubungi, Senin (29/3/2021).

Baca juga: 207 Desa Gelar Pilkades Juni 2021, Polres Pandeglang Terjunkan 885 Personil Untuk Antisipasi Konflik

Baca juga: Kisah Warga Pandeglang Tinggal di Pelosok Selatan Banten, Setiap Malam Anak-Anak Belajar Dalam Gelap

Apalagi hanya kurang dari dua minggu, umat beragama islam akan menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Untuk itu, kata dia, umat beragama Islam dan agama-agama lainnya harus saling bertoleransi dan saling menghargai serta menciptakan kedamaian bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melihat insiden bom bunuh diri di Makassar, kata dia, perbuatan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu merupakan tindakan bodoh dan tidak bisa ditolerir.

"Saya mengutuk aksi terorisme, karena aksi bom bunuh diri tidak di benarkan oleh agama manapun" ujarnya

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved