TIPS Membuat Hot Chocolate Melt ala Chef, Diajarkan di Acara BI Banten Pelatihan Roti Pesantren
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten menggelar kegiatan Santri Prenuer Pelatihan Roti Pesantren.
Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Amanda Putri Kirana
TRIBUNBANTEN.COM - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten menggelar kegiatan Santri Prenuer Pelatihan Roti Pesantren.
Kegiatan Santri Prenuer Pelatihan Roti Pesantren itu diikuti oleh 14 Pondok Pesantren dari delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten dan Generasi Baru Indonesia (Genbi) yang memiliki usaha di bidang kuliner dan pastri.
Berlangsung selama tiga hari, pelatihan Santri Preneur bertempat di Kantor BI pada 29 Maret dan pondok pesantren Al-Mizan Putri Cikole, Pandeglang pada 30 dan 31 Maret 2021.
Baca juga: Mendorong Semangat Kewirausahaan Santri, Bank Indonesia Banten Gelar Pelatihan Roti Pesantren
Baca juga: Prediksi Bank Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi Banten Triwulan II 2021 Lebih Baik, Ini 5 Kuncinya
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja, mengatakan pelatihan membuat roti ini merupakan pertama kalinya di Banten yang menyasar santri pesantren.
"Tentunya untuk mengembangkan kemandirian pesantren di Banten itu sendiri,” kata Erwin kepada TribunBanten.com di Kantor BI, Senin (29/03/2021).
Di kesempatan itu, Chef Rahmat Kusnedi, President Indonesia Pastry Alliance (IPA), mempraktikan cara membuat Pastri Hot Chocolate Melt pada hari pertama kegiatan Santri Prenuer Pelatihan Roti Pesanten (Rotren), Senin (29/3/2021).
Tangannya yang piawai mulai membuat adonan kue leleh coklat dari bahan-bahan yang tersedia.
Ada pun bahan tersebut meliputi 175 gr mentega, 20 gr dark chocholate, 50 gr kuning telur, 1 pcs telur utuh, 150 gr gula pasir, dan 125 gr tepung terigu.
Pertama-tama ia lelehkan mentega dan coklat secara bersamaan di oven selama satu menit.
Jika tidak memiliki oven, mentega dan coklat dapat ditim di atas panci panas.
Selanjutnya, ia pisahkan empat kuning telur seberat 50 gr dari putihnya.
Kuning telur tersebut ia campur dengan 150 gr gula pasir dan satu telur utuh kemudian dikocok menggunakan whisk pengaduk.
Saat adonan tercampur rata, ia selanjutnya memasukkan mentega dan coklat leleh serta tepung terigu kedalamnya. Lalu diaduk kembali.
Baca juga: 9 Jurus Bank Indonesia Demi Mendukung Pemulihan Perekonomian Nasional
Baca juga: LINK Mengunjungi dan Melihat Karya Kreatif Banten 2021 yang Digelar Bank Indonesia Perwakilan Banten
Setelah selesai, ia tuangkan adonan ke dalam cetakan atau mangkok-mangkok kecil untuk dipanggang di oven bersuhu 180° C selama 10 menit.
Hot Chocolate Melt yang sudah jadi langsung disantap oleh beserta tamu undangan lainnya.
Erwin Soeriadimadja mengaku senang menyantap kuliner.
“Buat saya makanan itu enak dan enak sekali. Kalau ini, mantap sekali,” ujar Erwin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kantor-perwakilan-bi-provinsi-banten-menggelar-kegiatan-santri-prenuer-pelatihan-roti-pesantren.jpg)