Breaking News:

24 Keluarga Tak Mampu dan Terdampak Tsunami di Kabupaten Serang Dapat Bantuan Rumah Sementara

Kami mengapresiasi dan berterima kasih, serta sangat bermanfaat untuk warga, terutama warga tidak mampu secara ekonomi

dokumentasi Pemkab Serang
Al-Khair Foundation memberikan bantuan rumah sementara kepada 24 keluarga di Kabupaten Serang, Selasa (30/3/2021). Bantuan itu diserahterimakan langsung kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Selasa (30/3/2021). 

Laporan Reporter TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengapresiasi dan berterima kasih kepada Al-Khair Foundation yang sudah memberikan bantuan kepada 24 keluarga.

Bantuan itu adalah rumah sementara bagi 24 keluarga di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Mereka adalah keluarga tidak mampu secara ekonomi dan yang pernah terdampak bencana tsunami pada akhir Desember 2018. 

Baca juga: Ingin Adukan Lampu PJU di Wilayah Kabupaten Serang Tak Menyala? Segera Hubungi Nomor Ini

Bantuan tersebut diserahterimakan langsung kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Selasa (30/3/2021).

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih, serta sangat bermanfaat untuk warga, terutama yang tidak mampu secara ekonomi. Saya mengajak Yayasan Al-Khair untuk terus bersinergi dengan Pemkab Serang," katanya. 

Menurut Ratu Tatu, bantuan tersebut sesuai dengan program Pemkab Serang soal pengentasan rumah tidak layak huni (RTLH).

Al-Khair Foundation memberikan bantuan rumah sementara kepada 24 keluarga di Kabupaten Serang, Selasa (30/3/2021). Bantuan itu diserahterimakan langsung kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Selasa (30/3/2021).
Al-Khair Foundation memberikan bantuan rumah sementara kepada 24 keluarga di Kabupaten Serang, Selasa (30/3/2021). Bantuan itu diserahterimakan langsung kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Selasa (30/3/2021). (dokumentasi Pemkab Serang)

Saat ini ada sekitar 2.000 RTLH yang perlu mendapat perbaikan.

Angka itu jauh dari 12.000 RTLH yang tercatat pada 2016.

"Kami terus melakukan pendataan, khawatir ada RTLH yang terlewat," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved